Pencarian Hari Kedua Seorang Santri Hanyut di Sungai Cilangkahan 2, Basarnas Banten Susuri Sungai Sejauh 5 Km Kearah Hilir – Bantentop

0
37

LEBAK – (BTP) – Hari kedua, Basarnas Banten kembali melaksanakan pencarian hilangnya Apud (17) seorang santri Ponpes Darul Ulum yang hanyut saat meluapnya sungai Cilangkahan 2, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak-Banten, pada Minggu 6 Desember 2020.

“Hari ini (Senin (7/12/2020)-red) dilaksanakan operasi SAR hari kedua terhadap kondisi membahayakan jiwa manusia, 1 orang santri hanyut di sungai Cilangkahan 2 Desa Pagelaran Kecamatan Malingping,” terang Kepala Basarnas Provinsi Banten Zaenal Arifin melalui pesan elektronik, Senin (7/12/2020).

Dijelaskan Zaenal, pada TW 1207 0700 G, Tim Sar gabungan memulai pencarian dengan renops SRU 1, melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet sejauh 5 KM ke arah Hilir dan SRU 2 melakukan pencarian dengan menyusuri sungai sejauh 5 KM ke arah hilir.

“Pencarian di hari kedua inipun melibatkan Tim Rescue KP&P, Koramil Pagelaran, Polsek Pagelaran, TRC BPBD kabupaten Lebak, PMI Malingping, Tagana Malimping dan masyarakat setempat. Saat ini cuacanya masih mendung, namun pencarian tetap dilakukan dibantu oleh unsur masyarakat juga, ada dari TNI Polri, BPBD dan relawan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya Minggu (6/12/2020), Apud (17) warga Kampung Hunibera, Desa Cikiruh Wetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, santri Ponpes Daarul Ulum yang berlokasi di Kampung Gembrong, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Lebak, Banten. Salah satu korban (Apud) hanyut terbawa derasnya arus sungai, kini masih dalam pencarian. (Bud/Btp)

Comments are closed.