Penyerahan SK DPD Berkarya Pandeglang & Konsolidasi – Bantentop

0
76

Pandeglang – BTP – Dua hari jelang pencoblosan, Partai Berkarya melakukan konsolidasi sekaligus penyerahan SK Kepengurusan DPD Berkarya Kabupaten Pandeglang dari DPW Banten serta menguatkan dukungannya kepada pasangan calon (Paslon) Irna Narulita – Tanto Warsono Arban di Pilkada Pandeglang, Propinsi Banten 9 Desember 2020.

Penguatan dukungan itu tertuang dalam pertemuan internal Partai Berkarya yang dihadiri Sekretaris DPW Provinsi Banten Alfauzi Salam, perwakilan komisi III DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah beserta para pengurus DPD maupun DPC Partai Berkarya Pandeglang.

Acara tersebut juga mengundang Organda sebagai salah satu partner Partai Berkarya.

“Dalam rangka mendukung penuh serta berperan serta aktif dalam penyelenggaraan pilkada serentak 2020, maka Partai Berkarya menjatuhkan dukungan kepada Irna-Tanto,” ungkap Alfauzi, Senin (07/12/20).

Pada acara itu juga diserahkan SK kepengurusan Partai Berkarya dari DPW Provinsi Banten kepada Ketua DPD Kabupaten Pandeglang yang di ketuai H. Mustagfirin dan perwakilan dari DPC Kecamatan di wilayah Kabupaten Pandeglang .

Alfauzi menyatakan nama Partai Berkarya berubah menjadi Partai Beringin Karya setelah DPP Partai Berkarya mengadakan munaslub agar bisa mengikuti Pemilu 2024 mendatang.

Dikesempatan yang sama Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Pandeglang, H. Mustagfirin menjelaskan bahwa dirinya bersama pengurus DPC partai berkarya sangat Solid mendukung paslon Nomor urut 1 Irna-Tanto

“Saya meminta kepada seluruh pengurus DPC agar turun kebawah mulai dari keluarga, tetangga dan warga sekitarnya agar memenangkan pasangan Irna-Tanto sebagai Bupati Kabupaten Pandeglang,” tandas H.Mustagfirin penuh semangat.

Sementara, anggota Komisi III DPR RI yang juga tokoh masyarakat Pandeglang, H.Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, jika ingin aspirasinya didengar maka partai politik harus hidup.

“Ibarat mesin jika ingin hidup maka diperlukan bensin agar bisa dijalankan. Untuk bisa menjalankan dibutuhkan pengemudi atau driver yang andal yaitu para ketua partai, mesin ini tidak akan berjalan efektif jika tidak kompak,” katanya.

Dimyati menambahkan garis partai harus diikuti garis komando, satu komando, satu langkah, satu rasa, satu tekad, satu tujuan jika ingin partainya sukses. Jaga persatuan dan kesatuan, bulatkan tekad untuk satu tujuan.” pungkasnya.

(dan)

Comments are closed.