PANDEGLANG, – Tim advokasi Paslon nomor 2 Thoni-Imat kembali mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Pandeglang untuk mengikuti agenda sidang perdana terkait pemeriksaan perkara yang dilaporkan, dimana dalam sidang itu para pihak diperiksa oleh Majlis Hakim PN Pandeglang.

Hal itu disampaikan Satria dkk yang merupakan tim advokasi Thoni-Imat, kepada media, Selasa (15/12/20) usai sidang tersebut.

Menurut Satria, ada 6 point gugatan yang dilakukan ke PN Pandeglang dan sudah diuraikan dalam sidang perdana tersebut.

“Kami menunggu agenda sidang selanjutnya yang akan dijadwalkan Majlis Hakim PN Pandeglang. Dan langkah selanjutnya akan menunggu mediasi dengan Bawaslu Kabupaten Pandeglang, kalau dalam prosesnya tidak ada kesepakatan kita akan lanjut pada pokok perkara” Ungkapnya.

Satria menambahkan mediasi tadi tidak ada hasil kesepakatan,karen masih mediasi pertama,dan hanya menguraikan masalah hakim dan mediator,poin yang dibahas alasan kenapa menggugat bawaslu,dan membahas keinginan,penggugat,dan tanggapan dari tergugat,permohonan dalam mediasi tadi.

“Kami meminta petitum kami di indahkan,kemudian kami meminta bawaslu mengelurakan putusan tegas pelanggaran pemilukada dan dapat dipidana bagi Asn yang melanggar,meminta PSU ulang dibeberapa kecamatan,yang kami duga adanya pelanggaran,dan kecurangan” Tegasnya.

“Hasilnya belum ada,kelanjutan digendakan lagi minggu depan hari selasa tgl:22 Desember 2020 dengan agenda mediasi lagi” Pungkas Satria kepada media.

(hp/ded)