Picu Kecelakaan, Truk Pengangkut Tanah di Curugbitung Dikeluhkan Warga

0
59

LEBAK | BANTEN TOP – Akibat maraknya truk pengangkut tanah merah lalu lalang di sepanjang jalan di wilayah Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak Banten, menyebabkan tanah merah berserakan di ruas jalan tersebut sehingga memicu terjadinya kecelakaan, tidak sedikit warga pengendara motor tergelincir akibat jalan licin.

Hal tersebut sangat dikeluhkan warga Kecamatan Curugbitung, pasalnya akibat maraknya truk pengangkut tanah merah menimbulkan berserakan nya tanah tersebut di sepanjang jalan di beberapa Desa, seperti di Desa Ciburuy, Desa Lebakasih dan Desa desa lain.

“Akibat itu, tidak sedikit pengendara motor tergelincir jatuh disebabkan karena jalan licin dan berlumpur, apalagi saat hujan turun,” keluh Neng, salah seorang warga Kecamatan Curugbitung kepada awak media, Rabu (16/12/2020).

Menurut sepengetahuan pihaknya, proyek angkut tanah merah lokasinya berada di Desa Lebakasih, namun hingga saat ini masih tetap beroperasi.

“Kami berharap Pemkab Lebak melakukan penertiban truk pengangkut tanah merah, guna kepentingan dan keselamatan masyarakat banyak, terutama pengendara motor,” pintanya.

Senada dikatakan Udin, pengendara motor yang kerap melintas di ruas jalan itu, truk pengangkut tanah merah sudah lama beroperasi dan berlalu lalang di wilayah Kecamatan Curugbitung. Kata dia, ketika hujan turun maka jalan menjadi licin, oleh karena itu semua pengendara motor harus ekstra hati-hati.

“Kami warga Kecamatan Curugbitung tidak keberatan jika maraknya truk pengangkut tanah merah yang beroperasi,” tukas Udin.

Namun, harap dia, sepatutnya tidak merugikan masyarakat banyak, sehingga sudah selayaknya dalam hal ini Pemkab Lebak melakukan penertiban, agar jalan tidak licin dan tidak berlumpur.

“Kalau jalan nya tidak licin dan tidak berlumpur dalam berkendara juga nyaman, tidak akan menelan korban kecelakaan lebih banyak terutama bagi pengendara motor,” tuturnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Aswapi aktivis Berantas Kabupaten Lebak menegaskan, sudah sepatutnya Bupati Lebak mengambil langkah langkah atau tindakan yang nyata secara tegas dan bijak untuk melakukan penertiban terhadap truk pengangkut tanah merah yang seliweran di ruas jalan Curugbitung tersebut.

“Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya harus secepatnya melakukan tindakan sesuai perundang undangan, demi kepentingan dan keselamatan masyarakat banyak demi terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih,” tandasnya. (Bud/Btp)

Comments are closed.