Debu Merangsek Ke Pemukiman, Mediasi Lurah Kepuh, Warga Dan PT Indocoke Buntu

0
43

CILEGON – (BTP) – Pemerintah Kelurahan Kepuh menginisiasi pertemuan antara warga dengan PT Indocoke Industri (ICI) terkait soal debu pabrik yang dikeluhkan oleh warga Lingkungan Cilurah, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (17/12/2020).

Lurah Kepuh Mas’hudisyah mengatakan, pertemuan ini adalah pertemuan yang kedua. Sebelumnya pertemuan yang pertama dilakukan di Kantor perusahaan PT Indocoke, karena tidak ada titik temu akhirnya pertemuan kedua di lanjutkan di sini (Kantor Kelurahan Kepuh – Red). Namun sayang pertemuan yang kedua ini juga tidak ada titik temu.

“Ini merupakan mediasi yang kedua, sebelumnya pertemuan pertama juga dilakukan akan tetapi karena mediasi tidak ada titik temu akhirnya pertemuan kedua kembali dilanjutkan. Namun sayang pertemuan yang kedua ini juga tidak membuahkan hasil alias buntu,” katanya.

Mas’hudisyah menyatakan, tidak ada titik temu antara perwakilan warga dengan pihak perusahaan itu disebabkan keinginan warga yang tidak bisa diakomodir oleh pihak perusahaan yakni soal Konpensasi dan ada jaminan dari perusahaan agar debu hasil sisa pembakaran dari cerobong PT Indocoke itu tidak lagi merangsek ke pemukiman.

“Sebetulnya ada 6 tuntutan warga tapi yang paling urgent adalah soal konpensasi yang belum di setujui oleh pihak perusahan yakni konpensasi sebesar Rp 500.000/KK. Pihak perusahaan sampai saat ini belum menyetujui soal itu. Karena sedang di bahas di internal perusahaan,” jelasnya.

Ditempat yang sama Ade Alamsyah selaku Humas dari PT Indocoke Industri(ICI) mengaku pertemuan yang kedua ini tidak ada titik temu, karena kata dia pihaknya dan pihak warga terdampak debu belum menemukan wins – wins solution.

“Pertemuan yang kedua ini memang belum ada keputusan yang terbaik, saya akan melaporkan ke atasan soal pertemuan ini, semoga di pertemuan selanjutnya ada titik terang sehingga pihak kami dan pihak warga bisa berdampingan kembali,”katanya.

Ketika disinggung soal keinginan konpensasi yang di ajukan warga yakni sebesar Rp500.000/KK. Saat ini ia belum bisa memutuskan akan tetapi upaya pihak kami ke warga terdampak sudah memberikan bantuan berupa sembako sebagai bentuk konsekwensi perusahaan kepada warga terdampak.

“Pihak kami sudah berupaya yakni sehari setelah hujan debu yang merangsek ke pemukiman yakni memberikan sembako dan sapu kepada warga. Dan rencana kami juga dalam waktu dekat akan memberikan bantuan sembako kembali kepada warga,”katanya.

Ditempat yang sama, Humas dari PT Indocoke Industri (ICI) Ade Alamsyah mengaku, pertemuan yang kedua ini tidak ada titik temu, karena kata dia pihaknya dan pihak warga terdampak debu belum menemukan win-win solution.

“Pertemuan yang kedua ini memang belum ada keputusan yang terbaik, saya akan melaporkan ke atasan soal pertemuan ini, semoga di pertemuan selanjutnya ada titik terang sehingga pihak kami dan pihak warga bisa berdampingan kembali,” ujarnya.

Ketika disinggung soal keinginan konpensasi yang diajukan warga yakni sebesar Rp500.000/KK. Saat ini ia belum bisa memutuskan akan tetapi upaya pihak kami ke warga terdampak sudah memberikan bantuan berupa sembako sebagai bentuk konsekwensi perusahaan kepada warga terdampak.

“Pihak kami sudah berupaya yakni sehari setelah hujan debu yang merangsek ke pemukiman yakni memberikan sembako dan sapu kepada warga. Dan rencana kami juga dalam waktu dekat akan memberikan bantuan sembako kembali kepada warga,” ucapnya. (Ria/Btp)

Comments are closed.