Jelang Musda Ke-6, DPD PAN Cilegon Kumpulkan Pengurus DPC dan DPRT

0
217

CILEGON – (BTP) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cilegon menggelar pertemuan dan konsolidasi untuk mengkoordinasikan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) PAN ke-6 yang berlangsung di salah satu restoran di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Minggu malam (28/12/2020).

Ketua DPD PAN Kota Cilegon Awali Mahmud mengatakan pertemuan hari ini digagas secara khusus menghadirkan hanya para Ketua DPC dan para Ketua DPRT PAN se-Kota Cilegon. Selain mensosialisasikan kepada teman-teman DPRT tentang sikap politik PAN pasca Pilkada kemarin bahwa PAN sudah memproklamirkan diri bergabung dengan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih.

“Alhamdulillah konsolidasi ini dihadiri oleh 8 orang Ketua DPC full artinya 100% hadir, kemudian dihadiri juga oleh 40 Ketua DPRT se-Kota Cilegon dari 43 yang seharusnya datang, namun 3 Ketua DPRT berhalangan tidak bisa hadir. Agendanya adalah mensosialisasikan Rakerwil yang kemarin, bahwa didalamnya Rakerwil itu menyerukan penguatan struktural diseluruh jenjang dan sekaligus percepatan proses Kaderisasi menuju target 3 besar dalam Pemilu Legislatif yang akan datang,” katanya.

Awali melanjutkan, ditengah-tengah pertemuan konsolidasi itu juga muncul agenda persoalan-persoalan yang berkaitan dengan rencana MUSDA yang mana memang Musda ke-6 DPD PAN Kota Cilegon ini diserukan oleh DPW Banten agar selesai pada akhir Januari.

“Pada agenda tadi dibahas juga bagaimana mekanisme yang akan dilaksanakan berkenaan dengan Perubahan Anggaran Rumah Tangga yang sekarang. Perkembangan selanjutnya teman-teman DPC dan DPRT ini seperti nya menghendaki saya untuk maju kembali didalam percaturan Ketua DPD PAN ke depan dan itu ternyata ditandai dengan Surat Rekomendasi dari seluruh ketua DPC dan di tandatangani juga oleh para ketua DPRT masing-masing.kalau saya lihat sih 100% ya,” ujarnya.

Mantan Ketua Kadin ini juga mengungkapkak, pihaknya yang juga selaku Ketua DPD yang sebentar lagi Dimisioner ini menghendaki adanya calon Formatur sebanyak-banyaknya, karena kemudian kalau calon Formatur itu sedikit ini akan menambah kesedihan buat dirinya berarti PAN gak laku, DPD gak laku.

“Saya hanya ingin menghimbau kepada teman-teman bagi yang mempunyai pemikiran untuk maju kedalam Kontestasi Musda berharap untuk jangan sungkan-sungkan untuk mendaftarkan sebagai Formatur. Formatur ini kemudian mekanisme nya agar teman-teman media juga tahu dari sejumlah pendaftar Formatur itu pada akhirnya akan diseleksi hanya 4 besar untuk bermusyawarah. Apabila kesempatan musyawarah itu juga tidak membuahkan hasil alias deadlock, maka SC-nya mempunyai kewajiban untuk merekomendasikan ke DPP untuk ditentukan siapa ketua Formatur yang layak, tapi kalau selesai berempat musyawarah itu ditandai dengan berita acara yang ditandatangani untuk menentukan salah satu diantaranya sebagai ketua Formatur, maka selesai sudah yang disepakati berempat. Jadi itu kira-kira kalau seputar Musda,” tuturnya. (Ria/Btp)

Comments are closed.