Satreskrim Polres Lebak Ungkap Tiga Kasus ilegal Minning

0
114

LEBAK – (BTP) – Satreskrim Polres Lebak berhasil mengungkap Kasus illegal Mining di wilayah hukum Polres Lebak.

“Kami dari Satuan Reskrim Polres Lebak hari ini merelease Tindak Pidana illegal Mining, ada 3 (tiga) kasus dengan empat tersangka yang pertama Tindak Pidana illegal Mining penambangan Emas (PETI) lokasi di Blok Cibareno Kampung Ciawi Desa Cikadu Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak dengan dua orang Tersangka D dan R,” terang Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma, kepada awak media, Senin (28/12/2020).

Ia menjelaskan, barang bukti yang diamankan dari Pelaku, yaitu 130 (seratus tiga puluh) Karung bahan baku mineral logam emas,
Satu karung karbon ukuran 25 Kg, Lima ikat Kapur, Satu karung yang berisi sianida (CN) sebanyak kurang lebih 10 Kg, satu buah timbangan untuk sebagai takaran bahan kimia, dua buah selang untuk proses pemanasan dalam proses pemurnian emas, satu buah mangkok tanah liat sebagai wadah dalam proses pemurnian emas, satu buah jepitan besi yang digunakan untuk menjepit mangkok dalam proses pemurnian, satu buah tabung gas LPG ukuran 3 Kg yang digunakan untuk proses pemanasan hasil olahan logam emas dalam proses pemurnian logam emas.

“Tersangka dikenakan pasal 161 UU RI No 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan mineral dan batu bara dengan ancaman 10 tahun penjara,” ungkapnya.

Ia menambahkan, yang kedua ada Dua Kasus Tindak Pidana illegal mining, Tindak pidana penambangan pasir tanpa ijin dengan lokasi Kampung Ciluluk Desa Keusik Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak dengan Tersangka BP, dan Lokasi Blok Cikaemanggu Desa Tamansari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak dengan tersangka RK.

“Untuk Tersangka dikenakan pasal 158 UU RI No.3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman 5 Tahun penjara. Sedangkan untuk barang bukti tidak dapat kami hadirkan karena berupa alat berat excavator,” tambahnya.

Sementara itu Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana menghimbau kepada Warga masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan liar atau PETI.

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak melakukan penambangan liar atau tanpa ijin, dan untuk menghentikan semua aktivitas penambangan tanpa ijin di wilayah Kabupaten Lebak karena wilayah Kabupaten Lebak rawan bencana tanah longsor dan apabila ada yang melanggar akan kami tindak tegas,” jelasnya. (Bud/Btp)

Comments are closed.