HUT PDI P Ke 48 Tahun, Reno Yanuar: Kepribadian dan Kebudayaan di Kota Cilegon Tetap Dijaga

0
232

CILEGON – (BTP) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Cilegon merayakan hari ulang tahunnya yang ke 48 yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan, di Jalan stasiun, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Minggu (10/01/2021).

Usai merayakan ulang tahunnya yang ke 48 tahun, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon Reno Yanuar mengatakan, pada ulang tahun PDI Perjuangan yang ke 48 tahun ini memiliki tema Indonesia berkepribadian dalam kebudayaan. Karena memang budaya Indonesia ini benar-benar harus dilestarikan.

“Kita harus melestarikan budaya-budaya dan juga harus kita jaga. Termasuk nanti, kita juga ada kegiatan penanaman pohon di seluruh Indonesia termasuk di Kota Cilegon. Dan untuk baksos sudah pasti kita tanpa harus menunggu acara ulang tahun, baksos itu setiap hari Jumat kita lakukan rutin. Dengan baksos kita dekat dengan masyarakat,” katanya.

Mantan Anggota DPRD Kota Cilegon ini mengaku, Kota Cilegon ini banyak yang menjadi pekerjaan rumah (PR) khusus untuk pak Walikota yang baru.

“Pekerjaan rumah itu bisa kita lihat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) sudah luar biasa galian pasir. Banyak oknum-oknum disini yang memang tidak berizin, nah ini juga yang menjadi pemikiran bersama. Akhirnya, apa imbasnya kan Kota Cilegon ini terjadi banjir. Karena banjir ini lah yang menjadi skala prioritas Walikota baru nanti setelah dilantik,” ujarnya.

Reno juga menyatakan, pada pemerataan pendidikan, PDI Perjuangan Kota Cilegon akan terus menghembuskan pendidikan karena pendidikan itu bisa mencerdaskan generasi bangsa.

“Saya mau adanya pemerataan pendidikan di Kota Cilegon, dan ini harus bisa dirasakan merata dan juga kebudayaan Kota Cilegon ini bagaimana caranya agar tidak tergerus dengan budaya luar. Cilegon sebagai kota industri bagaimana industri juga bisa berperan aktif dengan masyarakat Kota Cilegon untuk bisa menjadikan Cilegon ini baldatun toyibatun warobbun ghofur dan juga Cilegon menjadikan rumah kita semua tidak ada yang terkotak-kotak,” tukasnya. (Ria/Btp)

Comments are closed.