Satlantas Himbau Kendaraan Roda Dua Menggunakan Knalpot Brong Bisa Dipidana 3 Minggu

0
53

Lebak, BTP – Warga Kabupaten Lebak diimbau untuk tak menggunakan knalpot brong atau racing pada kendaraan roda duanya.

Bukan tanpa alasan, seruan itu disuarakan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lebak lantaran para pengendara membandel yang nekat memakai knalpot brong atau resing dapat diancam pidana 3 Minggu dan denda Rp900 ribu.

“Knalpot brong ini kan meresahkan warga, mengganggu ketertiban umum. Nah itu, kalau warga mau lapor ke polisi itu bisa di proses secara hukum,”kata Kasatlantas Polres Lebak, AKP Tiwi Afrina saat press rilis penyitaan knalpot brong, di Kantor Pelayanan BPKB Polres Lebak, Rabu (14 April 2021).

Kalau mengganggu ketertiban umum itu adanya di Pasal 174 KUH Pidana kurungan penjara 3 Minggu denda Rp900 ribu. Nanti memang itu yang memproses dari pihak reskrim bukan lantas,”jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Tiwi, di dalam pasal 58 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 dikatakan setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas. Jika nekat maka bisa dilakukan penindakan atau ditilang.

“Ketentuan penindakan ini terdapat di dalam pasal 279 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” terangnya.

“Karenanya, Tiwi mengajak untuk masyarakat taat berlalulintas dan menggunakan kendaraan roda dua sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Tindakan-tindakan lainnya juga akan diberikan seperti teguran hingga tilang,”imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwira polisi ini mengajak masyarakat untuk menaati aturan pemerintah soal larangan mudik 2021.

“Ini kan untuk kepentingan bersama. Tunda dulu mudik nya biar semua sehat, normal. Apalagi Pemerintah sudah mengeluarkan keputusan soal larangan mudik, saya harap masyarakat bisa menaatinya,”pungkasnya. (De/BTP)

Comments are closed.