Korbinmas Baharkam Polri Kunjungi Posko PPKM Skala Mikro di Kelurahan Ciwaduk

0
36

CILEGON – (BTP) – Tim Monitoring Evaluasi Korbinmas Baharkam Polri mengunjungi Polres Cilegon untuk mengetahui situasi dan kondisi Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di daerah hukum Polres Cilegon, Kamis (17/06/2021).

Tim Korbinmas baharkam Polri diterima oleh Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono, tim Asistensi Fungsi Binmas yang dipimpin Komisaris Besar Polisi Dewogono meninjau Posko PPKM Mikro tingkat RT di BBS III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.

Saat meninjau posko, Kasi Registrasi dan Kasubag Opnaletkoor Binmas Baharkam Polri AKBP Heru Pramukarno mengaku, merasa puas melihat sinergitas antara aparat kelurahan, bhabinkamtibmas serta babinsa.

“Kelurahan Ciwaduk sudah melakukan PPKM berskala mikro secara ketat. Namun demikian, pihaknya terus mengingatkan untuk meningkatkan 3 T dan mengedukasi warga tentang 5 M, sebab saat ini jumlah kasus Covid-19 mengalami peningkatan di semua daerah,” katanya.

Heru menambahkan, jajaran TNI dan Polri, Kelurahan serta Pemerintah Cilegon terus mensosialisasikan tentang bahaya Covid -19 serta menyampaikan pentingnya pelaksanaan PPKM skala mikro, sehingga masyarakat memiliki peningkatan kesadaran untuk menjaga dirinya dan keluarga dari paparan covid – 19.

“Salah satu pendekatannya dengan melakukan sosialisasi, mengingatkan terus dan bagaimana sakitnya jika terpapar, peningkatan sekarang ada dimana-mana, sehingga diharapkan bisa intens dalam peningkatan dan penanganan Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Ciwaduk Dedi Suryadinata, kasus Covid-19 di wilayahnya merupakan tertinggi ketiga di Kota Cilegon. Namun, dengan penerapan PPKM dan keberadaan cek point di setiap RW yang positif Covid-19 berangsur-angsur berkurang. Bahkan, sekarang cukup rendah yang terpapar.

“Kami mulai dari tahun lalu untuk cek poin. Namun, untuk PPKM baru pada awal tahun dilakukan. Kami harap ini bisa terus menjadi satu upaya untuk kami mengendalikan paparan Covid-19 yang sebelumnya sangat tinggi dan hampir sudah ada di setiap RT,” jelasnya. (Ria/Btp)

Comments are closed.