SERANG – (BTP) – Melonjaknya kasus terkonfirmasi positif terpapar virus corona yang mengakibatkan penuhnya rumah sakit dan tempat isolasi pasien Covid-19, membuat Pemerintah harus membuat kebijakan serta menjalankan program agar kasus tersebut bisa teratasi.

Koordinator Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, M Nawa Said Dimyati mengatakan, kebijakan tersebut seperti mengefektifkan satuan tugas (Satgas) Covid-19 tingkat RT dan RW, agar lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 bisa segera diminimalisir.

“Pemerintah harus membuat kebijakan yang baik agar Satgas di RT dan RW bekerja secara maksimal, karena penanganan Covid-19 tidak bisa dilakukan oleh Pemeirntah Daerah dan Pemerintah Pusat saja, mereka yang dibawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus bisa bergerak secara efektif,” katanya, Jumat (02/07/2021).

Wakil rakyat dari Dapil Kabupaten Tangerang yang akrab disapa Cak Nawa itu juga mengungkapkan, Pemerintah harus mempercepat program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum dan juga menjadikan Puskesmas sebagai ujung tombaknya.

“Puskesmas itu Pusat Kesehatan masyarakat, Disitulah harus menjadi ujung tombak Pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan terhadap masyarakat. Program vaksinasi untuk masyarakat umum segera dipercepat agar imunitas masyarakat umum bisa tahan dari virus corona,” ujarnya.

Nawa Said juga menyarankan agar bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak virus corona dipikirkan oleh Pemerintah baik Daerah ataupun Pusat.

“Lain dari pada itu, bantuan sosial untuk masyarakat terdampak juga harus dipikirkan, baik itu yang lagi isolasi mandiri di rumah maupun warga terdampak karena tidak bisa bekerja karena kebijakan tersebut diatas,” ungkapnya.

Disisi lain, Cak Nawa juga mengapresiasi kebijakan PPKM darurat yang dikeluarkan oleh Pemeirntah Pusat. Menurutnya kebijakan itu harus disambut baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kebijakan PPKM Darurat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat mulai 3-20 juli 2021. Penerapan 5 M (Prokes) secara ketat juga harus diimbangi dengan 3 T secara cepat dan mudah di akses oleh masyarakat,” tutupnya.(Adv)