SERANG – (BTP) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, M Nawa Said Dimyati mendorong Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah untuk transparan dalam menyajikan data masyarakat yang dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Menurutnya, transparan itu akan menjadi keberhasilan dalam melakukan mitigasi bencana pandemi Covid-19. Terlebih di masa penerapan PPKM Darurat.

“Kejujuran adalah kunci keberhasilan dalam mitigasi bencana covid-19. Bagaimana akan menghasilkan kebijakan yang tepat apabila dihasilkan dari data yang tidak akurat,” ujar Nawa dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/07/2021).

Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan, banyak masyarakat yang positif Covid-19, namun tidak masuk dalam data yang disampaikan melalui website masing-masing daerah seperti di Banten.

Hal itu kata Nawa, dibuktikan dengan berdasarkan informasi di derah pemilihannya. Disebutnya, data yang disampaikan melalui website resmi tersebut tidak seimbang dengan jumlah positif Covid-19 yang ada di lapangan.

“Di web hanya sedikit, kalau didata semuanya termasuk yang positif Covid-19 dan melakukan Isolasi Mandiri datanya lebih banyak, ketua RT dan RW lebih mengetahui data di masing-masing wilayahnya,” ungkapnya.

Di lain hal, Nawa juga menyampiakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Pemerintah mempunyai tanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar yang melalukan karantina.

“Pasal 52 ayat 1 dan 2 UU No 6 tahun 2018 sudah jelas menyebutkan, itu amanat Undang-Undang. Ini harus dijalankan, kalau tidak terdata oleh Pemeirntah bagaimana Undang-Undang tersebut bisa dijalankan, datanya aja enggak ada,” pungkasnya. (Adv)