LEBAK – (BTP) – Setelah mendaptkan laporan ada salah satu warganya yang sedang mengalami kesulitan, Camat Cikulur Iyan Fitriyana bergerak cepat mengunjungi warga tidak mampu yang menderita tumor di lehernya, Jumat (24/09/2021)

Aan (40) ibu tiga orang anak ini merupakan warga Kampung Golodok Rt 001/Rw 001, Desa Sukaharja, Kecamatan Cikulur, yang kini tinggal di rumah saudaranya. Tepatnya di Kampung Parage, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.

Aan menderita tumor dilehernya, dengan kondisi sangat memprihatinkan. Hingga dirinya kesulitan untuk melakukan aktifitas sehari hari, bahkan hanya bisa duduk dan berbaring di tempat tidur saja.

Camat Cikulur Iyan Fitriyana saat berkunjung ke kediaman ibu Aan penderita tumor, mengatakan, hari ini pihaknya bersama jajaran Kecamatan Cikulur telah mendapatkan informasi ada salah satu warga yang sedang mengalami sakit keras. Hingga membutuhkan bantuan dan sentuhan, baik dari Pemerintah atau pun dari para dermawan.

“Alhamdulillaha hari ini saya dapat berkunjung dan melihat secara langsung ke kediaman  ibu Aan, kedatangan saya ke sini adalah sepontanitas, ini tanggung jawab kita semua untuk dapat  saling membantu antar sesama,” katanya.

Disela perbincangan, Iyan terlihat memberikan nasihat kepada suami dari ibu Aan agar bisa sabar, dan kuat dalam menjalani ujian yang saat ini sedang dialami keluarganya. Mudah-mudahan dari semua ujian yang allah berikan ada hikmahnya, sehingga ini dapat meningkatkan keimanan kita kepadanya.

“Terima kasih kepada semua yang telah terlibat, baik dari instansi kepemerintahan, para dermawan, juga kepada masyarakat yang sudah memberikan bantuan dan supportnya untuk saudara kita yang saat ini sedang mendapatkan ujian,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ajiji suami dari Aan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat yang sudah meluangkan waktu, tenaga, pikiran dan bantuannya, sehingga dirinya saat ini merasa tenang dan tidak panik dengan keadaan istrinya saat ini.

“Istri saya menderita tumor dibagian leher sejak 6 bulan lamanya, dan sudah menjalani pengobatan di RSUD Ajidarmo Rangkasbitung, selama tiga hari,” katanya.

Lanjut Ajiji, karena tidak ada perubahan, bahkan kini kondisinya malah semakin mengkhawatirkan, dirinya berharap istrinya mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit yang ada di Jakarta. Agar istrinya bisa di tangani oleh dokter khusus yang membidangi penyakit tersebut.

“Alhamdulillah hari ini saya telah kedatangan Pak Camat bersama tokoh masyarakat Kampung Parage, juga hadir teman-teman dari Wartawan yang siap membantu untuk mempasilitasi istri saya agar di rawat di Rumah Sakit Kanker Darmais di Jakarta. Saya juga berharap ada bantuan baik dari Pemerintah, para dermawan dan pengusaha. Untuk biaya hidup sehari-hari nanti dalam pengobatan di Rumah Sakit di Jakarta,” harapnya. (Ria/Btp)