SERANG – (BTP) – Korem 064/MY menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat yang ada di wilayah Jajaran Korem 064/MY dan pagelaran marawis , bertempat di Gor Maulana Yusuf Jln Maulana Yusuf No 9 Kota Serang, Rabu (24/11/2021).

Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan hubungan yang erat antara prajurit TNI AD, khususnya Korem 064/MY, pembinaan Komunikasi Sosial kreatif yang dilaksanakan ini adalah untuk menjalin silaturahmi yang sehat dan harmonis melalui pentas seni budaya marawis untuk meningkatkan kebersamaan antara Prajurit TNI dengan segenap Tokoh tokoh Agama dan tokoh Masyarakat di wilayah. sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu “Membentuk SDM Kreatif, Inovatif Dan Adaptif”.

Kegiatan Komsos dengan Komponen Masyarakat. Para tokoh Agama, tokoh Masyarakat, di wilayah Jajaran Korem 064/MY, serta dihadiri Kasrem 064/MY Kolonel Inf Hardian Achmadi, Para Kasi Korem 064/MY, Para Dandim Jajaran Korem 064/MY.

Dalam sambutannya Danrem 064/MY Brigjen TNI Yunianto mengatakan, kegiatan Komsos Kreatif ini sangat penting sebagai media dalam membina hubungan silaturahmi serta wahana untuk saling berkomunikasi satu sama lain, Karena dengan pertemuan ini dapat diperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi, sehingga akan terpelihara keharmonisan dan sinergitas.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya selaku Komandan Korem 064/MY mengucapkan terima kasih kepada para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat atas kehadirannya pada acara silaturahmi Komsos Kreatif ini. Semoga kita semua dapat mempererat tali silaturahim dan hubungan yang lebih baik,” ungkapnya.

Ikatan kebersamaan seperti ini, perlu kita tumbuh suburkan untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan yang sangat diperlukan guna menghadapi berbagai permasalahan khususnya di wilayah Provinsi Banten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Oleh karena itu, sasaran Komsos Kreatif ini adalah tercapainya pemahaman pesan pimpinan TNI AD, untuk terwujudnya jalinan kerjasama, saling pengertian dan kebersamaan dalam menyikapi kebijakan pimpinan TNI AD, serta terwujudnya pemahaman yang sama terhadap isu yang berkembang diwilayah sehingga terbentuknya kader Perlawanan Wilayah disetiap satkowil,“ tegasnya. (Ria/Btp)

Tinggalkan Balasan