CILEGON – (BTP) – Padepokan Ksatria Muda Bandrong Silat Kecamatan Cilegon tepatnya di Jl. H Umar, Lingkungan Temu Putih, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon secara resmi dilantik pada Selasa, (08/02/2022) malam.

Diresmikannya Kesatria Muda Bandrong Sdilat merupakan salah satu perguruan seni beladiri pencak silat yang diantaranya memiliki pembinaan terhadap regenerasi Putra Putri pesilat sejak dini.

Jajan Apriyanto selaku pengurus Padepokan Ksatria Muda Bandrong mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan serta warga yang sudah memeriahkan acara pelatikan Padepokan Muda Bandrong sdan Peresmian Sekretariat DPC Bandrong Kecamatan Cilegon.

“Berdirinya padepokan pencak silat Padepokan Muda Bandrong warga Kota Cilegon yang merupakan kebanggaan warga kami dimana Padepokan Pencak Silat yang kami resmikan pada malam ini merupakan tradisi dan budaya warga kami dalam mengikuti seni dan budaya serta ilmu beladiri di wilayah Banten khususnya Cilegon. Ini wajib kami pertahankan demi generasi anak cucu kami nanti,” katanya.

DPD Bandrong Kota Cilegon berkembang cukup pesat meski baru 3 tahun berjalan. Saat ini ada 262 padepokan. Namun seiring berjalannya waktu bandrong ini sepertinya kurang perhatian, baik dari pemerintah maupun instansi lainnya.

“Untuk prestasi bandrong Kota Cilegon saat ini menurutnya sudah tidak diragukan lagi karena pada tahu 2019 sederetan prestasi sudah di raih. Untuk medali jumlahnya 15 yang terdiri dari 4 emas, 7 perak, 4 perunggu). Selain itu untuk tingkat propinsi meraih juara satu Korem 064 Maulana Yusuf Banten. Karena waktu terus berjalan, tentunya sarana dan prasarana sangat dibutuhkan, seperti perlatan kendang dan yang lainnya. Namun saat ini sepertinya kurang perhatian, baik dari pemerintah maupun instansi lainnya,” ungkap Ketua DPD Bandrong Kota Cilegon Mustasim Madyaksa.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Cilegon Muharman Kotto mengatakan, dalam waktu dekat ini IPSI akan memberikan seperangkat peralatan kendang ke beberapa Padepokan Bandrong di Kota Cilegon.

“IPSI dalam perjalanannya terus didampingi oleh 3 pilar yakni Bandrong, Terumbu dan TTKKDH,” pungkasnya. (Ria/Btp)