KOTA CILEGONPEMERINTAHAN

36 Pejabat Bergeser, Wali Kota Cilegon Minta ASN Fokus Kerja dan Layani Masyarakat

BANTENTOP.ID – Pemerintah Kota Cilegon kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 36 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkot Cilegon. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Setda II Kota Cilegon, Rabu (17/6/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra serta Asisten Daerah III Setda Kota Cilegon Syafrudin. Sebanyak 25 pejabat administrator dan 11 pejabat pengawas resmi mendapatkan amanah baru melalui rotasi maupun promosi jabatan.

Dalam arahannya, Wali Kota Robinsar menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat.

Menurutnya, para pejabat yang baru dilantik harus segera beradaptasi dan fokus menjalankan tugas tanpa terjebak pada persoalan di luar pekerjaan. Ia meminta seluruh aparatur menunjukkan profesionalisme serta dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan publik.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dan dipertanggungjawabkan. Saya meminta seluruh rekan-rekan yang hari ini dirotasi maupun mendapat promosi untuk fokus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Robinsar.

Ia menekankan, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya ditentukan oleh kepala daerah, tetapi juga oleh kualitas kinerja aparatur di setiap perangkat daerah. Karena itu, setiap pejabat dituntut mampu memberikan kontribusi nyata sesuai bidang tugas masing-masing.

“Di mana pun ditempatkan, tunjukkan kinerja terbaik dan berikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Robinsar juga menyampaikan pesan yang cukup tegas terkait proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkot Cilegon. Ia memastikan seluruh tahapan dilakukan secara profesional berdasarkan kebutuhan organisasi dan kompetensi aparatur.

Pernyataan itu sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang kerap muncul setiap kali dilakukan rotasi jabatan di lingkungan pemerintahan.

“Tidak ada transaksi atau jual beli jabatan di sini. Seluruh proses dilakukan secara profesional. Saya meminta para pejabat yang dilantik membuktikan kapasitas dan kompetensinya melalui hasil kerja nyata di lapangan,” tegasnya.

Pesan tersebut disambut positif oleh para pejabat yang baru dilantik. Mereka diharapkan mampu menjaga integritas serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Robinsar menjelaskan, rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Menurutnya, perpindahan jabatan bukan semata-mata pergantian posisi, melainkan upaya menghadirkan energi baru dalam birokrasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan pembangunan.

“Ini dilakukan dalam rangka penyegaran organisasi, percepatan pembangunan, dan percepatan pelaksanaan program pemerintah. Saya berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru bisa lebih fresh, adaptif, dan fokus menjalankan tanggung jawabnya,” ungkap Robinsar.

Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Cilegon untuk bekerja secara tulus dan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Dari 36 pejabat yang dilantik, sejumlah nama menempati posisi strategis di berbagai organisasi perangkat daerah. Di antaranya Affan Agus Syawalludin yang dipercaya menjadi Kepala Bagian Umum Setda, Ariyandhi Nurmastiana Saputra sebagai Sekretaris BPKPAD, Tengku Herrysyah Putra sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Simon Agustinus Mbete Wangge yang kini menjabat Sekretaris Satpol PP.

Sementara itu, sejumlah pejabat dari lingkungan BPKPAD juga mendapat promosi maupun rotasi jabatan, menunjukkan adanya upaya penguatan sektor pengelolaan keuangan daerah dan peningkatan kapasitas birokrasi.

Pelantikan ini menjadi salah satu langkah awal Pemerintah Kota Cilegon dalam memperkuat mesin birokrasi untuk mendukung berbagai program prioritas pembangunan daerah. Dengan formasi baru tersebut, Pemkot Cilegon berharap pelayanan publik semakin optimal, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan efektif.

(Red*)

Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot