BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Gedung Korem 064/MY Jadi Jejak Kota Pendidikan di Serang
Serang

Gedung Korem 064/MY Jadi Jejak Kota Pendidikan di Serang

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 30 Agustus 2024
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

SERANG – (BTP) – Memasuki kompleks Makorem 064/Maulana Yusuf seolah membawa kita kembali ke zaman penjajahan.

Kompleks bangunan tersebut berada di Jalan Maulana Yusuf, Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Bangunan utama Makorem 064/MY pernah menjadi gedung Noormal School atau sekolah khusus guru.

Selain itu, bangunan sejak pemerintahan Hindia Belanda ini pernah berfungsi sebagai tentara elite Belanda (Tangsi Morsose).

Di bagian teras bangunan, terlihat tulisan “ANNO 1910” dan “Gawe Kuta Baluwarti Bata Kalawan Kawis”.

Baca Juga

KEK ETKI Banten Kian Moncer, Investasi Rp1,9 Triliun Sudah Terserap di Tahun Pertama

Tulisan itu bermakna membangun kota dan perbentengan dari batu bata dan karang.

Normaal School saat itu menempatkan Serang sebagai Kota Pendidikan.

Pada masa itu, Normaal School hanya ada di enam kota Indonesia atau Hindia Belanda, yaitu Bandung, Magelang, Madiun, Blitar, Probolinggi, dan Serang.

Baca Juga

Bupati Serang Minta Baznas Tak Sekadar Kelola Zakat: Harus Hadir Bantu Warga

Tak hanya Normaal School, Kota Serang juga terdapat OSVIA (singkatan) yang kini bangunannya digunakan Polres Serang Kota.

Pada 1950, pemerintah Hindia Belanda (tentara KNIL) menyerahkan gedung tersebut kepada Indonesia, yang kemudian berfungsi sebagai markas TNI.

Sejak 1964 hingga sekarang, markas tersebut menjadi kompleks Makorem 064/MY.

Kini, bangunan gedung utama masih terawat dengan baik.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tiang kayu kokoh dan belum diganti.

Begitu juga dengan pintu dan jendelanya yang masih terawat dengan baik.

Baca Juga

Kabar 5 Jurnalis Masih Misterius, Bupati Serang Beri Penguatan kepada Keluarga di Carita

Dandenma Korem 064/MY, Mayor Inf Darwono, mengatakan bangunan makorem ditetapkan sebagai cagar budaya atau yang dilindungi.

“Ketentuannya, kita tidak boleh mengubah bentuk bangunan. Namun, dalam perjalanannya, kita tetap merawat bangunan, termasuk berusaha untuk mengecat ulang dan merawat,” katanya, Kamis (29/8/2024).

Menurut dia, perawatan gedung menggunakan anggaran swadata Korem 064/MY.

Bangunan aslinya masih terawat, dan sudah ada sejumlah gedung baru, seperti kantor Denma, staf ops, penerangan, keuangan, dan hukum Korem 064/MY.

“Bagi anggota Korem 064/MY, kita harus bangga bisa menempati bangunan bersejarah karena hanya ada enam bangunan seperti ini di Indonesia,” kata Darwono.

Untuk itu, seluruh personel Korem berusaha untuk melestarikan dan merawat bangunan yang ada. (Ria/Ril/Btp)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pasangan Helldy-Alawi Mendaftar ke KPU Kota Cilegon
Artikel Berikutnya Disetujui, Raperda Perubahan APBD Provinsi Banten TA 2024
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

BPHTB Belum Lunas, Pemkot Cilegon Setop Sementara Proyek Wankai

Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon, PJU hingga Trans Cilegon Disiapkan

ASN BPBD Cilegon Dukung Pemotongan TPP: Jangan di Depan Mendukung, di Belakang Ngedumel

Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Kembali Digelar, Jadi Panggung Anak Tunjukkan Bakat

Wawali Cilegon Minta ASN Tak Jadikan TPP sebagai Motivasi Utama

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Serang

Doa Bupati Serang untuk Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Serang

GOW Dilantik, Bupati Serang Dorong Perempuan Jadi Benteng Pencegah KDRT

Serang

Darurat Sampah Banten Dikebut, 1.161 Ton Sampah per Hari Bakal Jadi Energi Listrik

Serang

PSEL Cilowong Segera Dibangun, Bupati Serang Pastikan Pasokan 400 Ton Sampah

Serang

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com