
Seminar Sayang Cilegon, Raras Tekankan Pentingnya Keselarasan Ilmu dan Etika
BANTENTOP.ID – Gerakan sosial Sayang Cilegon menghadirkan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon, Raras Kusuma Ngarasati Fajar, sebagai narasumber dalam seminar bertajuk “Pintar Saja Tidak Cukup, Keselarasan Ilmu dan Etika” yang digelar di Aula Setda Kota Cilegon, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan bertujuan menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan nilai-nilai etika dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Raras menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh tingkat pengetahuan atau kecerdasan yang dimiliki, tetapi juga oleh sikap dan perilaku yang diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap setelah mengikuti seminar ini, peserta dapat memiliki pola pikir yang lebih baik dan mampu menjadi pribadi yang membawa manfaat, baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujar Raras.
Menurutnya, ilmu pengetahuan dan etika merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya harus berjalan beriringan agar mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial.
“Seminar ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kecerdasan tanpa etika tidak akan memberikan manfaat yang optimal. Pintar saja bukanlah hal yang utama jika tidak dibarengi dengan etika yang baik,” katanya.
Raras juga menilai masih banyak persoalan sosial dan kemasyarakatan yang memerlukan perhatian bersama. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan pembahasan yang lebih mendalam dan menyentuh berbagai isu yang relevan di tengah masyarakat.
“Ke depan masih banyak hal yang perlu kita sentuh bersama. Terima kasih atas semangat yang ditunjukkan peserta hari ini. Kami berharap akan ada sesi-sesi lanjutan yang lebih mendalam agar manfaat yang dirasakan masyarakat semakin luas,” tuturnya.
Sementara itu, Founder Sayang Cilegon, Adi Sudrajat, mengatakan bahwa komunitas yang dipimpinnya selama ini aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial yang bertujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Cilegon.
Menurut Adi, masyarakat saat ini membutuhkan motivasi, masukan, serta energi positif untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks.
“Kami melihat masyarakat membutuhkan ruang untuk mendapatkan inspirasi dan semangat baru. Karena itu, kami menghadirkan Bu Raras untuk berbagi pengalaman dan wawasan. Kami meyakini beliau memiliki kapasitas dan kompetensi yang dapat memberikan manfaat bagi peserta,” kata Adi.
Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan Kota Cilegon.
“Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang ditunjukkan hari ini, kami optimistis masyarakat Cilegon dapat tumbuh, berkembang, dan saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujarnya.
(Red*)









