
Cilegon Bersholawat Hadirkan Habib Syech, Alun-Alun Diprediksi Dibanjiri Ribuan Jamaah
BANTENTOP.ID — Pemerintah Kota Cilegon bakal menggelar Cilegon Bersholawat dengan menghadirkan ulama dan pendakwah kondang, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, di Alun-Alun Kota Cilegon, Kamis, 27 Agustus 2026.
Kegiatan yang diperkirakan bakal menyedot perhatian ribuan jamaah itu menjadi salah satu agenda keagamaan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.
Habib Syech dijadwalkan memimpin lantunan sholawat selama kurang lebih 1,5 hingga 2 jam. Tak hanya bersholawat, jamaah juga akan mengikuti tausiah yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan momentum tersebut. Ia meminta warga datang bersama keluarga, sahabat maupun orang-orang terdekat untuk memenuhi Alun-Alun Kota Cilegon.
“Mari bersama-sama kita menghadiri dan meramaikan Alun-Alun Kota Cilegon. Kita lantunkan sholawat, mempererat ukhuwah, dan memanjatkan doa untuk keberkahan serta kebaikan Kota Cilegon,” ujar Robinsar.
Menurutnya, Cilegon Bersholawat bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendoakan Kota Cilegon agar semakin baik.
Ketua pelaksana Cilegon Bersholawat yang juga Asisten Daerah (Asda) I Pemerintah Kota Cilegon, Mahmudin, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Mahmudin menyebut kegiatan itu sekaligus ingin menegaskan identitas Cilegon sebagai salah satu daerah yang memiliki kultur religius dan dikenal sebagai kota santri.
“Dalam rangka HUT RI yang juga berdekatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita ingin mengajak masyarakat Kota Cilegon untuk bersholawat bersama. Identik Kota Cilegon ini sebagai kota santri,” kata Mahmudin saat rapat final persiapan Cilegon Bersholawat.
Namun, besarnya magnet Habib Syech membuat Pemkot Cilegon tak ingin menganggap persiapan acara sebagai hal sederhana.
Mahmudin memastikan seluruh unsur pendukung, mulai dari keamanan, penyelenggaraan hingga publikasi, harus benar-benar siap. Sebab, jamaah yang hadir diperkirakan tidak hanya berasal dari Kota Cilegon.
“Saya ingin memastikan semua komponen siap, baik dari keamanan, penyelenggaraan maupun publikasinya. Habib Syech ini punya jamaah yang sangat banyak. Kemungkinan ada yang datang dari Lebak, Pandeglang, bahkan Lampung,” ujarnya.
Karena itu, seluruh pihak diminta mengantisipasi lonjakan massa agar pelaksanaan Cilegon Bersholawat berlangsung aman, tertib dan lancar.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Rahmatullah, menjelaskan rangkaian acara akan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB.
Selain lantunan sholawat bersama Habib Syech, acara juga akan diisi ceramah keagamaan. Puluhan ulama dari berbagai unsur disebut akan turut hadir bersama ribuan masyarakat.
“Ada puluhan ulama dari berbagai lapisan dan juga ribuan masyarakat membersamai Habib Syech bersholawat. Diperkirakan hampir 1,5 sampai 2 jam bersholawat dan dijeda ceramah,” jelas Rahmatullah.
Tak hanya urusan ibadah dan dakwah, Pemkot Cilegon juga menyiapkan ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut akan disediakan warung amal melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi.
“Kita sudah mengadakan rapat dengan Dinas Koperasi. Mereka akan ikut meramaikan dengan menyediakan warung amal,” katanya.
Dengan konsep tersebut, Cilegon Bersholawat diharapkan tidak hanya menjadi magnet spiritual bagi masyarakat, tetapi juga menghidupkan aktivitas ekonomi warga di sekitar lokasi kegiatan.
Kini, seluruh persiapan terus dimatangkan. Tinggal menunggu Kamis malam, ketika Alun-Alun Kota Cilegon diproyeksikan berubah menjadi lautan jamaah yang bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.
(Red*)







