BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Gubernur Banten Andra Soni: Rumah Sakit Pemprov Banten Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Serang

Gubernur Banten Andra Soni: Rumah Sakit Pemprov Banten Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 6 Agustus 2025
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

Serang, – (BTP) – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, rumah sakit Pemerintah Provinsi Banten terus meningkatkan pelayanan kesehatan. Termasuk pelayanan penanganan penderita thalasemia yang selama ini sudah berjalan.

Hal itu ditegaskan Andra Soni saat menerima Kunjungan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Cabang Kota Tangerang Selatan di Gedung Negara Provinsi Banten Jl. Brigjen KH Syam’un No. 5 Kota Serang, Selasa (05/08/2025).

“Ibu – ibu orang tua penderita thalasemia menyampaikan aspirasi penanganan penderita thalasemia di Provinsi Banten,” ungkapnya.

“Alhamdulillah selama ini penanganan sudah berjalan. Dalam perkembangannya tentu banyak hal – hal yang perlu diperbaharui dan ditingkatkan,” tambah Andra Soni.

Menurutnya, penderita thalasemia juga membutuhkan perhatian karena mereka juga adalah pejuang kehidupan. “Kita harus bisa bersama – sama membantu, termasuk dengan BPJS Kesehatan,” ucapnya.

Baca Juga

KEK ETKI Banten Kian Moncer, Investasi Rp1,9 Triliun Sudah Terserap di Tahun Pertama

Dikatakan, rumah sakit Pemprov Banten selama ini sudah menangani serta BPJS Kesehatan juga sudah menanggung. Perlu juga mengkomunikasikan kepada rumah sakit lainnya agar bisa melakukan penanganan kepada penderita thalasemia.

Ketua POPTI Cabang Kota Tangerang Selatan Rahma Fari mengaku bersyukur telah diterima menyampaikan aspirasi orang tua penderita thalasemia kepada Gubernur Banten Andra Soni.

Dikatakan, pelayanan terhadap penderita thalasemia selama ini sudah baik namun ada harapan yang belum terealisasi yakni pemberian kelasi besi yang dikonsumsi penderita thalasemia seumur hidup.

Baca Juga

Bupati Serang Minta Baznas Tak Sekadar Kelola Zakat: Harus Hadir Bantu Warga

“Itu belum tercover (ditanggung, red) oleh BPJS Kesehatan khususnya di rumah sakit tipe B,” ucap Rahma.

Seperti diungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, ada kecenderungan peningkatan penderita thalasemia du nasional dan di Provinsi Banten yg saat ini jumlah penderita thalasemia sebanyak 835 orang. Sehingga perlu dilakukan peningkatan pelayanan penanganan penderita thalasemia di rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Dikatakan, tantangan pelayanan penderita thalasemia adalah keberadaan dokter spesialis darah. Selain itu, tidak semua rs dapat memberikan layanan Thalasemia dimana dari 135 rs yang ada di banten hanya ada 20 rs yg dapat memberikan penanganan thalasemia dg hanya 14 rs yg sudah bekerjasama dg BPJS Kesehatan.

Sesuai arahan Pak Gubernur, lanjut Ati, pihaknya mengimbau kepada seluruh rumah sakit untuk turut berkontribusi dalam penanganan dan pencegahan thalasemia.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dalam upaya preventif, para calon pengantin harus cek kesehatan. Kalau kedua orang tua pembawa sifat, otomatis anaknya menderita thalasemia mayor. Akan memerlukan transfusi darah setiap saat seumur hidupnya,” jelasnya..

“Cek kesehatan calon pengantin penting untuk generasi penerus bangsa,” pungkas Ati. (Red)

Baca Juga

Kabar 5 Jurnalis Masih Misterius, Bupati Serang Beri Penguatan kepada Keluarga di Carita
- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Dukung Swasembada Pangan, Dandim 0602/Serang Letkol Arm Oke Kistiyanto Tinjau Lahan Pertanian
Artikel Berikutnya Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Pendukung Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf oleh BWI Awards
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

BPHTB Belum Lunas, Pemkot Cilegon Setop Sementara Proyek Wankai

Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon, PJU hingga Trans Cilegon Disiapkan

ASN BPBD Cilegon Dukung Pemotongan TPP: Jangan di Depan Mendukung, di Belakang Ngedumel

Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Kembali Digelar, Jadi Panggung Anak Tunjukkan Bakat

Wawali Cilegon Minta ASN Tak Jadikan TPP sebagai Motivasi Utama

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Serang

Doa Bupati Serang untuk Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Serang

GOW Dilantik, Bupati Serang Dorong Perempuan Jadi Benteng Pencegah KDRT

Serang

Darurat Sampah Banten Dikebut, 1.161 Ton Sampah per Hari Bakal Jadi Energi Listrik

Serang

PSEL Cilowong Segera Dibangun, Bupati Serang Pastikan Pasokan 400 Ton Sampah

Serang

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com