BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Copet Beraksi di Banten Lama, Peziarah Kehilangan Dua HP, Polsek Kasemen Janji Turun Tangan
Serang

Copet Beraksi di Banten Lama, Peziarah Kehilangan Dua HP, Polsek Kasemen Janji Turun Tangan

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 15 Februari 2026
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

SERANG – Maraknya aksi pencopetan di kawasan wisata religi Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, kembali menuai sorotan. Insiden terbaru menimpa seorang peziarah yang kehilangan dua unit telepon genggam saat berada di kompleks makam Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Minggu (15/2/2026).

Korban, Lukman Hapidin, warga Kecamatan Walantaka, mengaku kejadian berlangsung cepat di tengah padatnya pengunjung yang memadati area pengarahan sejak pagi hari.

“Dua HP hilang padahal sudah ditaro di depan tas. Kejadiannya sekitar jam 08.30,” ujar Lukman.

Ia baru menyadari tasnya telah terbuka saat hendak menuju lokasi ziarah berikutnya.

“Baru jalan ke lokasi lain, tas sudah kebuka dan HP sudah nggak ada,” tuturnya.

Baca Juga

Pemprov dan SMSI Tekankan Informasi Berkualitas untuk Kawal Pembangunan Berdampak di Banten

Polisi Janji Cek TKP dan Tingkatkan Pemantauan
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Kasemen IPTU Ahmad Nasihin memastikan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta memantau situasi keamanan di kawasan tersebut.

“Nanti saya cek dan akan cek olah TKP serta monitor,” kata Ahmad Nasihin.

Pernyataan ini muncul setelah sejumlah keluhan masyarakat mencuat terkait lemahnya pengawasan keamanan di kawasan yang dikenal sebagai ikon wisata religi Provinsi Banten tersebut, khususnya saat akhir pekan dan musim ramai peziarah.

Baca Juga

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Korban Soroti Minimnya Pengawasan
Lukman menilai pengamanan di kawasan tersebut belum maksimal. Ia menyebut aksi pencopetan seolah terus berulang tanpa ada langkah tegas yang membuat jera pelaku.

“Gak pernah. Hampir gak pernah. Karena banyaknya pengunjung,” ungkapnya saat ditanya soal pengawasan.

Ia pun mendesak aparat kepolisian dan pengelola kawasan agar lebih serius menangani persoalan ini.

“Jangan sampai penjahat ini dipelihara. Polisi harus mengusut tuntas karena ini mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Petugas Akui Copet Masih Berkeliaran
Sementara itu, salah seorang petugas keamanan kawasan, Tomi, mengakui bahwa praktik pencopetan masih kerap terjadi di area penziarahan. Ia menyebut pengecekan rekaman CCTV biasanya dilakukan saat kondisi tidak terlalu ramai.

“Kalau ada petugas yang nemu nanti dikabarin. CCTV dicek kalau sedang sepi,” ujarnya singkat.

Baca Juga

Bukan Sekadar Muswil, HIPKA Banten Bidik Kolaborasi Bisnis dan Lapangan Kerja

Lukman memastikan akan segera melaporkan kejadian tersebut secara resmi agar kasusnya diproses dan tidak menambah daftar korban berikutnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para peziarah agar meningkatkan kewaspadaan saat berada di tengah keramaian, sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi aparat dan pengelola kawasan untuk memperketat pengamanan di salah satu destinasi religi paling bersejarah di Banten itu.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Menkomdigi, Mutia Hafid Diagendakan Hadir di Pelatihan Jurnalistik HPN PWMOI
Artikel Berikutnya Gerak Cepat, 16 TPT Rusak Pascabanjir di Cilegon Langsung Dieksekusi Februari Ini
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Pemkot Cilegon Umumkan Penerima Beasiswa Juare

Di Tengah Padatnya Agenda, Wagub Banten Dimyati Hadiri Pernikahan Putri Ketum SMSI Firdaus

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta

DLH Cilegon: Sekitar 200 Industri Miliki SOP Tanggap Darurat Bencana

Tahapan Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Cilegon, Usia Minimal 40 Tahun

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Serang

5 Abad Kabupaten Serang, Sekda Banten Tekankan Kolaborasi Pembangunan

Serang

Peringati Hari Jadi ke-500, Bupati Serang Ziarah ke Makam Sultan hingga Santuni Anak Yatim

Serang

Momentum HUT ke-26 Banten: Gubernur Andra Soni Apresiasi Kinerja Desa dan Perangkat Daerah

Serang

HUT ke-26 Banten, Gubernur Andra Soni Paparkan Pembangunan Berdampak dari Sekolah Baru dan Kesehatan Gratis

Serang

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com