KOTA CILEGONPEMERINTAHAN

PEPARPEDA IX Banten Resmi Ditutup, Cilegon Dipuji Sukses Jadi Tuan Rumah

BANTENTOP.ID – Penyelenggaraan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup dalam seremoni meriah yang digelar di GOR Asa Sport, Kota Cilegon, Sabtu (27/6/2026). Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya pesta olahraga pelajar penyandang disabilitas yang berlangsung sukses, aman, tertib, dan sarat semangat sportivitas.

Selama pelaksanaan kompetisi, para atlet pelajar dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai cabang olahraga. Tak hanya melahirkan para juara, ajang ini juga menjadi ruang pembuktian bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

Mewakili Gubernur Banten, Asisten Daerah I Provinsi Banten, Komarudin, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon yang dinilai sukses menjalankan amanah sebagai tuan rumah PEPARPEDA IX.

Menurutnya, keberhasilan sebuah perhelatan olahraga tidak semata diukur dari rampungnya seluruh pertandingan, tetapi juga dari kualitas penyelenggaraan yang berlangsung aman, tertib, dan bebas dari konflik maupun insiden.

“Kami memberikan apresiasi kepada Kota Cilegon yang telah berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan PEPARPEDA tahun ini. Berdasarkan laporan panitia, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat baik. Ini merupakan keberhasilan yang patut diapresiasi bersama,” ujar Komarudin.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada panitia, wasit, tenaga pendukung, aparat keamanan, relawan, hingga seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pesta olahraga pelajar paralimpik terbesar di Provinsi Banten tersebut.

Komarudin turut menyampaikan pesan Gubernur Banten kepada seluruh atlet agar menjadikan PEPARPEDA sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi.

Ia menegaskan, atlet yang berhasil meraih medali tidak boleh cepat berpuas diri karena peluang untuk menembus level nasional hingga internasional masih terbuka lebar. Sementara bagi atlet yang belum berhasil menjadi juara, ia meminta agar tetap optimistis karena keberanian berkompetisi merupakan prestasi yang patut dibanggakan.

Lebih jauh, Komarudin menilai PEPARPEDA merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam membangun sumber daya manusia yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cilegon sebagai tuan rumah PEPARPEDA IX.

“Atas nama Pemerintah Kota Cilegon dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan rasa bangga, bahagia, sekaligus bersyukur karena diberi kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan PEPARPEDA ke-9 Provinsi Banten,” katanya.

Aziz menegaskan, PEPARPEDA bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah membangun karakter generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, sportif, serta menghargai setiap proses perjuangan.

“PEPARPEDA bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana semangat juang, sportivitas, persahabatan, dan optimisme tumbuh di antara seluruh peserta. Nilai-nilai itulah yang menjadi kemenangan sesungguhnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, sponsor, dunia usaha, relawan, serta masyarakat Kota Cilegon yang telah menunjukkan keramahan dan semangat gotong royong sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Ketua Panitia PEPARPEDA IX yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, memastikan seluruh pertandingan berlangsung sukses tanpa kendala berarti.

Menurutnya, semangat para atlet, ofisial, dan seluruh unsur pendukung menjadi kunci sukses penyelenggaraan PEPARPEDA tahun ini.

“Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Cilegon yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan ini sehingga berjalan lancar, aman, dan terkendali,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil akhir, Kota Tangerang berhasil keluar sebagai Juara Umum PEPARPEDA IX Provinsi Banten 2026 dengan raihan 17 medali emas, 10 perak, dan 3 perunggu.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Lebak dengan 14 emas, 13 perak, dan 6 perunggu, disusul Kabupaten Tangerang di peringkat ketiga dengan 12 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.

Sementara itu, Kota Tangerang Selatan mengoleksi 2 emas dan 3 perak, Kota Cilegon memperoleh 2 emas, 1 perak, dan 11 perunggu, Kabupaten Pandeglang meraih 2 emas dan 1 perak, Kota Serang mengumpulkan 1 emas, 5 perak, dan 5 perunggu, sedangkan Kabupaten Serang membawa pulang 1 medali perak.

Keberhasilan penyelenggaraan PEPARPEDA IX menegaskan kesiapan Kota Cilegon menjadi tuan rumah berbagai agenda olahraga berskala provinsi. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, PEPARPEDA telah menghadirkan pesan kuat tentang kesetaraan, inklusivitas, sportivitas, serta pentingnya memberikan ruang yang sama bagi seluruh pelajar penyandang disabilitas untuk mengukir prestasi.

Semangat yang lahir dari PEPARPEDA IX diharapkan menjadi energi baru dalam mencetak atlet-atlet paralimpik pelajar Banten yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.

(Red*)

Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot