BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » KEK ETKI Banten Kian Moncer, Investasi Rp1,9 Triliun Sudah Terserap di Tahun Pertama
Serang

KEK ETKI Banten Kian Moncer, Investasi Rp1,9 Triliun Sudah Terserap di Tahun Pertama

Redaksi
Diterbitkan: 15 September 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

BANTENTOP.ID- Gubernur Banten Andra Soni meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten di kawasan BSD, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin (14/9/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung progres investasi dan aktivitas usaha di kawasan tersebut.

Gubernur Andra menyampaikan, Provinsi Banten saat ini memiliki dua KEK yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Keduanya adalah KEK Tanjung Lesung yang difokuskan pada sektor pariwisata, serta KEK ETKI Banten yang bergerak di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, dan teknologi digital.

“Alhamdulillah, hari ini saya meninjau langsung progres salah satu Kawasan Ekonomi Khusus yang ada di Banten, yakni di kawasan BSD,” ungkap Gubernur Andra.

Berdasarkan pemaparan pihak pengelola, Andra menyebutkan bahwa perkembangan KEK ETKI Banten berjalan sangat baik, bahkan melampaui ekspektasi. Target investasi kawasan ini dalam 20 tahun ke depan diproyeksikan mencapai Rp18 triliun. Menariknya, realisasi investasi pada tahun pertama telah menyentuh angka Rp1,9 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 1.773 orang.

Dalam lima tahun ke depan, investasi ditargetkan menembus hampir Rp6 triliun. Pengembangan KEK ini diharapkan tidak hanya meningkatkan serapan tenaga kerja, tetapi juga membawa dampak positif yang luas bagi ekosistem perekonomian Banten.

Baca Juga

Dukung Klinik KDMP Layani BPJS, GEMA MA Ingatkan Syarat FKTP dan Peran Apoteker : Perluas Akses, Jangan Turunkan Mutu

“Harapan kita, keberadaan KEK ini mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten. Dengan ekonomi yang terus tumbuh, dampaknya tentu akan dirasakan langsung oleh masyarakat Banten,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, lanjut Gubernur Andra, berkomitmen penuh mendukung pengembangan KEK ETKI. Terlebih, pengelola kawasan kini tengah mengajukan rencana perluasan area seiring dengan tingginya minat investor. Ke depan, kawasan ini diproyeksikan menjadi daya tarik investasi berbasis teknologi, salah satunya fasilitas pusat data (data center).

“Nantinya akan banyak teknologi yang masuk, salah satunya data center. Kehadiran infrastruktur ini sangat diperlukan oleh pemerintah guna mendukung ekosistem digital di Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Najib Hamas Ajak Bersatu Optimalkan Potensi Diri

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andra juga menekankan pentingnya menyelaraskan pengembangan KEK dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Banten. Saat ini, Pemprov Banten telah menjalin kerja sama dengan pengelola KEK ETKI untuk membuka akses pendidikan dan pelatihan yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.

Salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut adalah pemberian beasiswa pendidikan vokasi di Fuji Academy bagi 20 anak asal Banten. Program ini dirancang untuk menyiapkan lulusan siap kerja yang nantinya diproyeksikan berkarier di Jepang.

“Kami telah membangun kerja sama dengan pihak pengelola. Mereka memfasilitasi anak-anak Banten agar memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas di sini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Operasional Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten, Lindawaty, menjelaskan bahwa KEK ETKI Banten resmi ditetapkan pada Oktober 2024 melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2024. Kawasan ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 59,68 hektare.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurut Lindawaty, progres pembangunan kawasan saat ini telah mencapai sekitar 50 persen, khususnya di sisi timur. Sementara itu, sisi barat masih dalam tahap pengembangan. Dari sisi pelaku usaha, saat ini sudah ada 29 tenant yang beroperasi atau membangun fasilitas di dalam kawasan, dari target sedikitnya 50 pelaku usaha dalam lima tahun ke depan.

Sektor kesehatan tercatat menjadi salah satu daya tarik utama investor di KEK ETKI Banten. Beberapa bidang usaha yang telah hadir meliputi layanan In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung, klinik kecantikan dan estetika, klinik onkologi, serta laboratorium genetik.

Baca Juga

PRAMARIN Banten Gelar Dialog Praktisi, Dorong Potensi Maritim dan Pengusaha Lokal

Pihak pengelola juga terus berkoordinasi dengan Pemprov Banten untuk memaksimalkan promosi kawasan dan membuka peluang kolaborasi dengan pelaku usaha lokal.

“Kami bersama Pemprov (Banten) berupaya mempromosikan KEK melalui sistem aplikasi investasi. Selain itu, kami juga membuka peluang kolaborasi dengan mempertemukan (business matching) para pelaku usaha di sekitar kawasan dengan mitra bisnis yang sudah ada di dalam kawasan,” pungkas Lindawaty.

(Red*)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Bupati Serang Minta Baznas Tak Sekadar Kelola Zakat: Harus Hadir Bantu Warga
Artikel Berikutnya Robinsar Temui Mahasiswa, Bahas Sorotan APBD Cilegon
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Ribuan Santri Padati Senam HSN 2026, GP Ansor Cilegon Hidupkan Semangat Kebersamaan

Mulai 2027, Disperindag Cilegon Wajibkan Pedagang Pasar Bayar Retribusi Pakai QRIS

PRAMARIN Dorong Pelabuhan Banten Layani Kapal Kontainer, Bidik Peluang Logistik

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

Buka LK II HMI Cilegon, Wawali Tekankan Pentingnya Proses Membentuk Pemimpin

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Serang

Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan Usulan Dua Raperda di Paripurna DPRD

Serang

Pemprov dan SMSI Tekankan Informasi Berkualitas untuk Kawal Pembangunan Berdampak di Banten

Serang

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Serang

Bukan Sekadar Muswil, HIPKA Banten Bidik Kolaborasi Bisnis dan Lapangan Kerja

Serang

5 Abad Kabupaten Serang, Sekda Banten Tekankan Kolaborasi Pembangunan

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com