PERISTIWA

Dinas Pendidikan Banten Harus tiadakan Study Tour/Outing Class Keluar Kota

SERANG – (BTP) – sebagaimana adanya kecelekaan Bus Maut yang membawa Rombongan Siswa SMK Depok yang merengut nyawa 11 siswa dan lainya luka luka ini pembelajaran bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Banten .kota dan Kabupaten. Yang mana tiap tahunya sering giat Study tour keluar provinsi Banten belakangan ini. Dan tahun 2024 saja yang namanya Study Tour yang diganti naman Outing Class masih saja ke luar wilayah Banten. Harusnya Dinas pendidikan diwilayah Provinsi Banten yang melalui Komite harus mementingkan dampak resiko adanya Study Tour / Outing Class, yaitu kecelakaan lantas dan korban jiwa dalam hal kegiatan tersebut. Seperti yang sekarang telah terjadi pada siswa SMK Depok yang merengut nyawa yang tentunya menjadi pilu dan menyakitkan bagi orang tua wali murid.

Edi S ” humas LSM KPK- Nusantara perwakilan banten mengomentari adanya study tour/ Outing Class keluar kota provinsi banten mengatakan” ini pembelajaran bagi Dinas pendidikan Kota /Kabupaten dan Provins Banten, jangan sampai terjadi seperti kecelakaan maut siswa SMK Depok.sayangilah siswa siswi yang selama ini belajar di sekolah.

Lanjut ” Edi S’ dan sekarang saja masih ada satuan sekolah yang pepergian ke luar wilayah provinsi Banten yang sekaran diganti Outing Class( Metode Belajar Yang Menyenangkan dengan Mengajarkan kepada Siswa untuk Lebih Deket dengan Alam dan Lingkungan Sekitar. Seharusnya pihak sekolah cintailah sejarah Banten dan laiinya. Itu lebih baik dan tidak mengeluarkan dana yang besar bagi Wali muridnya. Dan kami terus memonitoring sekolahan sekolahan di Provinsi Banten yang khusunya satuan sekolahan di wilayah pemerintah kota serang yang tiap tahunya terus pergi ke luar kota provinsi Banten. (Ria/Btp)

Tinggalkan Balasan