BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Tertinggi Angka Eliminasi TBC, Gubernur Andra Soni Jadikan Banten Panutan Nasional
Tangerang

Tertinggi Angka Eliminasi TBC, Gubernur Andra Soni Jadikan Banten Panutan Nasional

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 13 November 2025
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

Tangerang, – (BTP) – (Keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama pemerintah kabupaten/kota dalam menekan angka Tuberkulosis (TBC) menarik perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus mengunjungi Banten untuk mempelajari strategi daerah ini yang dinilai paling efektif di Indonesia dan akan dijadikan panutan nasional program eliminasi TBC tahun 2026.

​Pertemuan berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Wali Kota Tangerang, Selasa (11/11/2025), dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, pejabat daerah, tenaga kesehatan, kader puskesmas, anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan penyuluh kesehatan.

​Andra Soni menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan penghargaan dari Kemenkes. Ia menegaskan bahwa tingginya angka temuan kasus TBC di Banten justru menunjukkan keberhasilan dalam deteksi dan pengobatan, bukan tingginya jumlah penderita.

​“Justru kita harus berbangga, karena semakin banyak pasien ditemukan dan diobati sampai sembuh,” ujar Andra Soni.
​Ia menjelaskan, keberhasilan Banten merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, tenaga medis, fasilitas kesehatan, dan masyarakat. Program Temui, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) yang baru diluncurkan menjadi wujud nyata komitmen untuk melakukan upaya eliminasi TBC secara berkelanjutan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

​“Kalau Banten bisa, Indonesia pun bisa. Bersama-sama kita wujudkan Indonesia bebas TBC,” tegasnya optimistis.

Baca Juga

Meski Menang di Pengadilan, Penguasaan Fisik Situ Rancagede Dinilai Masih Menggantung

​Capaian Banten Lampaui Target Nasional

​Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menilai Banten memiliki capaian pemberantasan TBC terbaik di Indonesia. Ia menyebut Banten sebagai satu-satunya provinsi yang mampu mencapai angka penemuan kasus dan terapi pencegahan di atas target nasional.

​“Capaian Banten luar biasa dan menjadi yang tertinggi di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga

Perdana, GEMATAS TAWAF di Kabupaten Tangerang Siap Jadi Role Model Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

​Capaian ini, lanjut Wamenkes, akan dijadikan acuan dalam pelaksanaan program nasional pemberantasan TBC tahun 2026. Sebagai contoh, di Kota Tangerang, terapi pencegahan TBC telah mencapai 92 persen, jauh di atas target nasional sebesar 72 persen. Banten juga unggul dalam penanganan keluarga pasien TBC, di mana 52 persen anggota keluarga pasien turut mendapatkan terapi, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata daerah lain yang masih di bawah 10 persen.

​Wamenkes menekankan, keberhasilan Banten adalah bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor. Pemberantasan TBC bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah pusat akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian Sosial, desa, perumahan, hingga TNI dan Polri.

​Inovasi Jemput Bola Hingga ke Desa

​Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, menambahkan bahwa tingkat deteksi kasus TBC di Banten telah melampaui target nasional, yakni lebih dari 93 persen dari estimasi 50.298 kasus.
​Pencapaian ini, jelasnya, merupakan hasil komitmen kepala daerah sampai ke level lurah/kepala desa, peran pentahelik spt organisasi profesi dan organisasi masyarakat serta kader TBC yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Setiap desa/kelurahan di Banten harus menjadi kelurahan/desa Siaga TBC dan memiliki sedikitnya lima kader TBC yang aktif melakukan penemuan kasus secara jemput bola.

- Advertisement -
Ad imageAd image

​Selain itu, peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi penderita TBC terus kami tingkatkan serta seluruh kabupaten/kota diwajibkan memiliki inovasi layanan seperti program Ngider TB, Grebek TBC, Ransel TBC, dan KAJEDAK.

“Hal ini yang berkontribusi besar terhadap percepatan eliminasi TBC,” pungkas Ati.

Baca Juga

Wagub Dimyati Ajak Para Pengusaha Muda Untuk Hidup Seimbang

​Sebagai bentuk apresiasi, Kemenkes akan memberikan penghargaan khusus pada peringatan Hari Kesehatan Nasional, sekaligus menyalurkan 24 unit alat portable rontgen untuk mendukung deteksi dini TBC di Banten. Bantuan juga diberikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk memperkuat fasilitas layanan dan pemeriksaan TCM di puskesmas.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Buka Festival Budaya 2025, Ibu Walikota Alfi Agnia Ajak Generasi Muda Mencintai Budaya Lokal
Artikel Berikutnya Tinawati Andra Soni Ajak Wujudkan Pariwisata Banten yang Inklusif
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

ASN BPBD Cilegon Dukung Pemotongan TPP: Jangan di Depan Mendukung, di Belakang Ngedumel

Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Kembali Digelar, Jadi Panggung Anak Tunjukkan Bakat

Wawali Cilegon Minta ASN Tak Jadikan TPP sebagai Motivasi Utama

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Rizki Minta Anggaran Cilegon Selaras dengan Program Prioritas

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Tangerang

Resmi Luncurkan Layanan Pengukuran Terjadwal, Warga Kini Bisa Pilih Hari dan Dapat Kepastian Waktu

Tangerang

Banten Dorong Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkular

Tangerang

Pimpin Upacara HGN 2025, Gubernur Andra Soni Tekankan Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Banten

Tangerang

Komitmen Bersama Jadi Kunci Pencegahan Perundungan di Sekolah, Tegas Gubernur Banten Andra Soni

Tangerang

Gubernur Banten Andra Soni Dorong Penguatan Empat Pilar Kebangsaan bagi Generasi Z

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com