
Zidan Al Bantani Siap Wakili Talenta Muda Cilegon di Liga TopSkor National Championship 2026
BANTENTOP.ID – Sejak usia sembilan tahun, Zidan Al Bantani telah menapaki jalan panjang sebagai pesepak bola muda. Berawal dari latihan di Volcano Football Academy (VFA), kini ia bersiap tampil pada ajang Liga TopSkor National Championship 2026 di Bogor, sebuah kompetisi yang mempertemukan 32 tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Zidan merupakan putra dari Aab Bustomi, salah satu pengurus DPC Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Cilegon. Meski demikian, perjalanan kariernya di dunia sepak bola dibangun melalui proses pembinaan, latihan, dan kerja keras yang konsisten.
Selama mengembangkan kemampuannya, Zidan pernah bergabung dengan sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB), di antaranya Volcano Football Academy, SSB Gunung Pinang, SSB KMJR, SSB Jawara, dan saat ini menjadi bagian dari Serang City Soccer Academy.
Sebagai penjaga gawang, ia telah mengikuti berbagai turnamen, mulai dari C-League, GEAS Nasional, Indonesia Junior League (IJL), Banten Youth Champion League (BYCL), Piala Soeratin, hingga Liga TopSkor.
Perjalanan tersebut menghasilkan sejumlah prestasi. Zidan dinobatkan sebagai Best Goalkeeper C-League 2023, Best Goalkeeper Banten Youth Champion League 2024, dan Best Goalkeeper Liga TopSkor Championship 2026. Pencapaian itu menjadi bukti perkembangan kemampuannya sebagai salah satu kiper muda potensial asal Banten.
Pada Liga TopSkor National Championship 2026, Zidan dipercaya memperkuat Perbaungan City FC, tim juara Liga TopSkor Zona Medan. Baginya, kesempatan tampil di tingkat nasional bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana belajar dan menambah pengalaman.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Selain menambah ilmu dan jam terbang, saya juga bisa bertemu teman-teman baru dari berbagai daerah. Saya ingin memberikan penampilan terbaik dan membantu Perbaungan City FC meraih gelar juara,” ujar Zidan, Senin (27/7/2026).
Di luar aktivitasnya sebagai atlet, Zidan juga merupakan siswa SMKN 1 Cilegon. Ia mengaku harus mampu membagi waktu antara kegiatan belajar dan jadwal latihan agar keduanya dapat berjalan seimbang.
Menurutnya, dukungan dari pihak sekolah menjadi salah satu faktor yang membantunya tetap berprestasi, baik di bidang akademik maupun olahraga.
Zidan berharap keikutsertaannya di Liga TopSkor National Championship menjadi batu loncatan untuk mewujudkan cita-citanya sebagai pesepak bola profesional yang suatu saat dapat membela Tim Nasional Indonesia.
Menjelang keberangkatannya ke Bogor, ia pun meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kota Cilegon.
“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Cilegon. Semoga saya bisa tampil maksimal, mengharumkan nama daerah, dan terus melangkah meraih cita-cita menjadi pemain nasional,” katanya.
Kisah Zidan menunjukkan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Konsistensi berlatih, disiplin, serta dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan menjadi modal penting bagi atlet muda untuk terus berkembang dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
(Red*)









