
Satgas TMMD Kodim Cilegon Gelar Kuliah Umum di Untirta, Tekankan Karakter Generasi Muda
BANTENTOP.ID – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon menggelar kuliah umum wawasan kebangsaan bagi mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Senin (17/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung Dekanat Fakultas Teknik Untirta itu mengusung tema “Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kuliah umum tersebut merupakan bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
Dekan Fakultas Teknik Untirta, Prof. Dr. Ir. Jayanudin, S.T., M.Eng., mengatakan mahasiswa memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa di masa depan.
Menurut dia, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan semangat nasionalisme yang kuat.
“Penguatan wawasan kebangsaan menjadi penting agar mahasiswa mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus berkontribusi bagi pembangunan nasional,” ujar Jayanudin dalam sambutannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan Fakultas Teknik Untirta, Dr. Bobby, beserta jajaran sivitas akademika.
Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon selaku Dansatgas TMMD 128 menjadi pemateri utama dalam kuliah umum tersebut.
Di hadapan mahasiswa, ia menekankan pentingnya menjaga identitas bangsa di tengah derasnya arus informasi digital dan pengaruh budaya luar.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjadi generasi intelektual yang kritis serta tidak mudah terpengaruh informasi palsu atau hoaks di media sosial.
“Saat ini kita tidak hanya berbicara soal baik atau tidak baik, tetapi bagaimana kita pantas menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan,” kata Dansatgas.
Ia juga menilai bahwa generasi emas Indonesia tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari kualitas adab dan etika.
Kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi diskusi antara mahasiswa dan pemateri.
Salah seorang mahasiswa, Muhammad Ilham, menanyakan kompetensi yang perlu dimiliki mahasiswa agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Dansatgas mendorong mahasiswa untuk memperdalam ilmu sesuai bidang masing-masing dan aktif terlibat dalam riset maupun pengembangan teknologi nasional.
Ia berharap generasi muda mampu menciptakan inovasi agar Indonesia tidak terus bergantung pada produk luar negeri.
Dalam sesi diskusi, Ketua Jurusan Teknik Metalurgi Untirta, Prof. Agus, juga menyoroti tantangan infiltrasi ideologi terhadap generasi muda di era digital.
Menanggapi hal itu, Dansatgas menyampaikan bahwa TNI terus melakukan pembinaan wawasan kebangsaan melalui berbagai program edukasi dan pembinaan generasi muda.
Sementara itu, mahasiswi Jurusan Teknik Kimia Untirta, Zilda, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya peran mahasiswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kegiatan ini membuka wawasan kami bahwa mahasiswa juga memiliki tanggung jawab menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zilda.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD 128 Kodim 0623/Cilegon bersama Untirta berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
(Adv*)







