PEMERINTAHAN

BANTENTOP.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus memperkuat sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas.

Dalam satu tahun kepemimpinan Zakiyah-Najib, berbagai program kesehatan dijalankan secara masif untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan terjangkau.

Mulai dari rehabilitasi puskesmas, pembangunan fasilitas kesehatan baru, penguatan layanan kesehatan dasar, penanganan stunting, hingga perluasan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu menjadi fokus utama Pemkab Serang dalam mewujudkan visi “Serang Bahagia”.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, sepanjang Juni 2025 hingga 30 Maret 2026, sebanyak 559.770 warga telah mendapatkan layanan melalui program CKG. Capaian tersebut menunjukkan tingginya komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dr Efrizal mengatakan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui layanan pengobatan, tetapi juga dimulai dari pembenahan layanan kesehatan dasar yang nyaman dan mudah diakses.

“Di bawah arahan Ibu Bupati Ratu Rachmatuzakiyah dan Bapak Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, kami terus melakukan optimalisasi pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas puskesmas. Tahun ini ada empat puskesmas direhabilitasi dan satu puskesmas baru dibangun sebagai bagian dari pemerataan akses layanan kesehatan,” kata Efrizal dalam keterangan tertulis, Selasa (27/5/2026).

Menurutnya, rehabilitasi fasilitas kesehatan bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, melainkan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih aman, nyaman, dan manusiawi.

Ia menegaskan, puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai agar tenaga kesehatan dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.

“Kami ingin masyarakat datang ke puskesmas dengan rasa nyaman dan mendapatkan pelayanan terbaik tanpa rasa khawatir terhadap fasilitas yang ada,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur, Pemkab Serang juga memperkuat penanganan berbagai persoalan kesehatan strategis, seperti penurunan angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB).

Pendampingan terhadap ibu hamil, balita, serta keluarga berisiko stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Program edukasi keluarga, pemenuhan gizi, hingga monitoring kesehatan dilakukan secara berkelanjutan.

“Program kesehatan tidak berhenti pada pengobatan, tetapi juga menyasar pencegahan sejak dini. Ini merupakan investasi besar untuk masa depan generasi Kabupaten Serang,” jelas Efrizal.

Salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah perluasan akses jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu melalui pembiayaan BPJS Kesehatan.

Pemkab Serang memastikan faktor ekonomi tidak menjadi penghalang masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Data Dinkes Kabupaten Serang mencatat, sebanyak 717.147 warga kurang mampu telah difasilitasi jaminan kesehatan melalui berbagai skema pembiayaan, yakni PBI APBN sebanyak 373.865 jiwa, PBPU Pemda Kabupaten Serang melalui APBD Kabupaten sebanyak 161.797 jiwa, dan PBPU Pemda Provinsi melalui APBD Provinsi sebanyak 181.485 jiwa.

Program tersebut menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat rentan sekaligus memastikan perlindungan kesehatan berjalan lebih inklusif.

“Jaminan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Kami ingin masyarakat fokus pada kesembuhan tanpa dibebani kekhawatiran soal biaya pengobatan,” tegas Efrizal.

Manfaat program itu dirasakan langsung oleh warga. Sarinah, warga Kecamatan Petir, mengaku sangat terbantu dengan kepesertaan BPJS PBI yang difasilitasi pemerintah.

“Alhamdulillah sangat membantu keluarga kami. Kalau sakit jadi tidak terlalu khawatir soal biaya berobat. Bagi warga kecil seperti kami, bantuan ini benar-benar berarti,” kata Sarinah.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat kecil yang merasakan manfaat pelayanan kesehatan dari pemerintah daerah.

Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa satu tahun kepemimpinan Zakiyah-Najib tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas hidup masyarakat.

Melalui penguatan layanan kesehatan dasar, pembangunan fasilitas kesehatan, penanganan stunting, serta perluasan jaminan kesehatan, Pemkab Serang berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Dengan langkah konkret tersebut, visi “Serang Bahagia” perlahan diwujudkan melalui kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

(Red*)

Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot