BANTENTOP.ID – Layanan kesehatan 24 jam di Puskesmas Ciwandan, Kota Cilegon, mulai banyak dimanfaatkan masyarakat. Jumlah kunjungan pasien kini mencapai sekitar 200 orang per hari.
Kepala Puskesmas Ciwandan, Arief Dharma Hartana, mengatakan peningkatan kunjungan tersebut sejalan dengan penguatan layanan kesehatan yang dilakukan Puskesmas Ciwandan.
Menurutnya, Puskesmas Ciwandan kini memperkuat pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) dan Persalinan dan Neonatal Emergensi Dasar (PONED) selama 24 jam. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program layanan kesehatan 24 jam Pemerintah Kota Cilegon.
“Jadi kami meningkatkan pelayanan UGD puskesmas 24 jam dan juga PONED 24 jam. Artinya ini sinergi dengan kinerja ataupun dengan janji Pak Wali Kota terhadap masyarakat yang ada di Kota Cilegon,” kata Arief.
Penguatan layanan tersebut turut dibarengi dengan penambahan sarana dan fasilitas kesehatan di Puskesmas Ciwandan. Arief menyebut kondisi pelayanan saat ini menunjukkan perkembangan positif.
“Alhamdulillah progres kami sudah mulai bagus meningkat dan pelayanan kami juga perlahan sudah meningkat dengan penambahan fasilitas dan sarana yang ada di UGD maupun PONED Ciwandan,” ujarnya.
Meski demikian, masih ada kebutuhan pengembangan ruangan UGD. Salah satunya pembangunan tahap berikutnya yang belum dapat direalisasikan karena adanya efisiensi anggaran.
“Yang masih diperlukan lagi mungkin menambahkan ruangan untuk UGD Ciwandan. Itu perlu ditingkatkan lagi. Di atas itu masih ada tahap ketiga yang belum terlaksana dikarenakan memang masih ada efisiensi anggaran,” jelasnya.
Untuk fasilitas dan alat kesehatan, Arief memastikan kebutuhan medis di Puskesmas Ciwandan saat ini sudah relatif terpenuhi.
“Untuk masalah sarana fasilitas kesehatan atau alat medis itu alhamdulillah semua terlengkapi dengan baik,” katanya.
Peningkatan layanan juga terlihat dari jumlah kunjungan pasien. Arief menyebut Puskesmas Ciwandan kini bisa melayani sekitar 200 pasien setiap hari.
Bahkan, peningkatan kunjungan terjadi hampir setiap hari. Hari yang sebelumnya relatif sepi seperti Jumat dan Sabtu kini juga mengalami lonjakan pasien.
“Untuk pelayanan kami sudah mencapai 200-an setiap hari. Bahkan yang biasanya hari Jumat, Sabtu itu sepi, paling sekitar 80-90 pasien, sekarang bisa 200-an. Jadi nggak ada lagi yang namanya hari Senin ramai, hari Sabtu sepi, semuanya dipukul rata, semuanya ramai,” ungkap Arief.
Padatnya kunjungan pasien terlihat dari kondisi area parkir Puskesmas Ciwandan yang kerap penuh. Pasien yang datang pun tidak hanya berasal dari Kecamatan Ciwandan.
“Masyarakat yang berobat di Ciwandan bukan hanya wilayah Ciwandan, tapi sekitarnya, daerah Mancak, Anyer pun kadang berobat di Puskesmas Ciwandan,” tuturnya.
Dengan beroperasinya layanan UGD dan PONED selama 24 jam, Puskesmas Ciwandan menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan sepanjang waktu bagi masyarakat.
Sementara terkait kebutuhan tenaga kesehatan, Arief memastikan jumlah dan kualifikasi tenaga medis di Puskesmas Ciwandan telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
“Kalau aturan dari kementerian kita sudah sesuai, sudah tidak ada perbedaan untuk kebutuhan tenaga nakesnya,” pungkasnya.
(Red*)







