BANTENTOP.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk mempercepat pembangunan daerah. Momentum Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang dinilai menjadi kesempatan memperkuat sinergi agar pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Deden saat membacakan sambutan Gubernur Banten dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Kamis (8/10/2026).
“Selamat Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang. Ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan daerah,” kata Deden.
Menurut dia, Kabupaten Serang memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari industri, pertanian, kawasan pesisir, perdagangan, hingga pariwisata dan kebudayaan. Potensi tersebut perlu didukung perencanaan pembangunan yang terintegrasi serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
“Kita satukan visi, sinergikan program, dan kolaborasikan sumber daya. Kita pastikan setiap kebijakan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemprov Banten Genjot Infrastruktur
Dalam sambutannya, Deden memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan Pemprov Banten di Kabupaten Serang. Salah satunya melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera.
Sepanjang 2025, Pemprov Banten telah menyelesaikan pembangunan delapan ruas jalan desa dengan total panjang 9,09 kilometer. Pelebaran jalan juga dilakukan pada ruas Ciomas-Mandalawangi sepanjang 1,45 kilometer dan Gunung Sari-Mancak-Anyer sepanjang 2,03 kilometer.
Pada 2026, pembangunan infrastruktur dilanjutkan melalui penanganan ruas Gunung Sari-Mancak-Anyer, rehabilitasi Jembatan Cipatuk, serta perbaikan ruas jalan Ciruas-Pontang.
“Pada 2026, Pemprov Banten melanjutkan pembangunan konektivitas,” kata Deden.
Di sektor pendidikan, Pemprov Banten juga memperluas cakupan Program Sekolah Gratis. Pada tahun ajaran 2025/2026, program tersebut membiayai 7.260 siswa di 114 sekolah swasta jenjang SMA, SMK, dan SKH.
Jumlah penerima ditargetkan meningkat menjadi 8.593 siswa di 119 sekolah pada tahun ajaran 2026/2027.
Perbaikan Rumah dan Bantuan Sosial
Pemprov Banten turut menjalankan program peningkatan kualitas permukiman. Sepanjang 2025, pemerintah provinsi merehabilitasi 36 rumah tidak layak huni (RTLH), membangun 130 kilometer jalan lingkungan dan 9,7 kilometer drainase, serta menyediakan fasilitas pendukung berupa posyandu, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), dan gedung serbaguna.
Program tersebut berlanjut pada 2026 dengan target rehabilitasi 39 unit RTLH, pembangunan 51,48 kilometer jalan lingkungan, dan 11,76 kilometer drainase.
Di bidang perlindungan sosial, Pemprov Banten menyalurkan bantuan Rp 500 ribu kepada masing-masing 3.000 keluarga penerima manfaat (KPM) pada 2026. Pemerintah juga memberikan bantuan Usaha Ekonomi Produktif kepada 75 KPM.
Sementara itu, Program Listrik Desa yang telah menjangkau 1.338 rumah tangga pada 2025 kembali dilanjutkan pada 2026 dengan sasaran 225 rumah tangga.
Program Nasional Menyasar Kabupaten Serang
Deden mengatakan, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program prioritas nasional.
Di Kabupaten Serang, tercatat terdapat 243 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Adapun Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) disebut telah menjangkau lebih dari satu juta warga atau 58,89 persen hingga awal Oktober 2026.
Pada sektor pemberdayaan ekonomi desa, sebanyak 100 dari total 326 desa yang masuk dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dilaporkan telah beroperasi.
“Melalui sinergi ini, program nasional hadir hingga ke tingkat daerah. Kebijakan Pemprov Banten kita hubungkan dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Serang agar berdampak langsung,” tegasnya.
Bupati Serang: Lima Abad Bukan Sekadar Seremoni
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan peringatan lima abad Kabupaten Serang bukan sekadar perayaan hari jadi, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan daerah sekaligus memperkuat tanggung jawab dalam melanjutkan pembangunan.
Mengusung tema Lima Abad Melangkah Bersama Menuju Serang Bahagia, Pemkab Serang berkomitmen menghadirkan manfaat pembangunan bagi masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi.
“Lima abad bukan sekadar angka atau seremoni semata, melainkan perjalanan panjang yang di dalamnya tersimpan keteguhan, pengorbanan, karya, dan keteladanan. Pembangunan ini membutuhkan kolaborasi semua pihak agar semakin berpihak kepada masyarakat,” ujar Ratu.
Peringatan 500 tahun Kabupaten Serang menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kerja sama lintas pemerintahan. Tantangannya, berbagai program yang telah direncanakan dan direalisasikan perlu terus dipastikan menjawab kebutuhan masyarakat, baik dalam akses infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, maupun penguatan ekonomi.
Dengan demikian, kolaborasi pembangunan tidak berhenti pada penyelarasan program, tetapi juga perlu tercermin dalam manfaat yang dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Serang.
(Red*)







