ADVETORIAL

Pentingnya Peduli Kesehatan Pendengaran Sejak Dini

SERANG – (BTP) – Menjaga kesehatan indera pendengaran merupakan hal yang penting, sebab indera pendengaran tersebut merupakan bagian dari investasi masa depan bagi mahluk hidup terutama manusia.

Dampak yang ditimbulkan oleh gangguan pendengaran dan ketulian pun sangat luas dan berat.

Gangguan pendengaran diklaim sebagai penyebab tertinggi keempat untuk disabilitas secara global.

Menurut Data WHO tahun 2018 mencatat sekitar 466 juta atau 6,1 persen orang di seluruh dunia mengalami gangguan pendengaran yang terdiri dari 432 juta atau 93 persen dewasa dan 34 juta atau 7 persen anak-anak. Dan diperkirakan ⅓ dari penduduk berusia di atas 65 tahun mengalami gangguan pendengaran yang terjadi secara alami.

Berdasarkan Data Aplikasi Sehat Indonesia Ku jumlah Pendengaran Terganggu di Provinsi Banten pada Januari hingga 19 Juni 2024 sebanyak 20.334 orang.

Peduli terhadap kesehatan pendengaran sejak dini sangatlah penting karena berbagai alasan berikut:

Pertama, Mencegah Kerusakan Pendengaran: Merawat pendengaran sejak dini dapat membantu mencegah kerusakan pendengaran yang bisa terjadi akibat paparan suara yang terlalu keras atau faktor lainnya seperti infeksi telinga.

Kedua,Meminimalkan Risiko Gangguan Pendengaran: Dengan mengadopsi kebiasaan hidup sehat dan perawatan yang tepat, risiko mengalami gangguan pendengaran seperti tuli dapat diminimalkan.

Ketiga, Kualitas Hidup yang Lebih Baik: Pendengaran yang baik sangat penting untuk interaksi sosial, komunikasi, dan keselamatan. Gangguan pendengaran dapat mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.

Ke-empat, Deteksi Dini Masalah Kesehatan: Pemeriksaan pendengaran secara rutin dapat membantu dalam mendeteksi dini masalah kesehatan yang mendasarinya, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi.

Kelima, Perawatan yang Lebih Efektif: Jika ada masalah pendengaran, deteksi dini memungkinkan untuk memulai perawatan lebih cepat, yang biasanya menghasilkan hasil yang lebih baik.

Ke-enam, Pencegahan Masalah Psikososial: Gangguan pendengaran yang tidak terdeteksi atau tidak diobati dapat menyebabkan masalah psikososial seperti isolasi sosial, stres, dan depresi.

Ke-tujuh, Prestasi Akademik dan Karir: Pendengaran yang baik penting dalam konteks belajar dan karir, di mana kemampuan untuk mendengar dengan jelas dan berkomunikasi dapat mempengaruhi prestasi dan kemajuan karir seseorang.

Selanjutnya, Yuk Kenali Gangguan Pendengaran antara lain, Anda sering meminta seseorang untuk mengulang pembicaraan, Sering menyalakan radio dan televisi serta music dengan suara yang tinggi, Anda kesulitan mengikuti pembicaraan, Telinga Anda berbunyi atau berdenging (tinnitus), Orang memberi tahu anda bahwa anada berbicara dengan keras.

Dikatakan Kadinkes Banten, Ati Pramuji Hastuti bahwa deteksi dini merupakan upaya penting agar pencegahan gangguan pendengaran dapat dikenali sejak dini dan ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

“Rehabilitasi yang dilakukan secara dini akan memberikan kesempatan bagi penyandang gangguan pendengaran untuk memperoleh kembali fungsi-fungsi pendengaran dan yang terakhir komunikasi adalah proses penting dalam memperoleh informasi dan bersosialisasi,” ungkap Ati, Kamis (20/6/2024).

“Oleh karena itu, peduli terhadap kesehatan pendengaran sejak dini dengan menjaga kebersihan telinga, menghindari paparan suara berlebihan, dan melakukan pemeriksaan rutin sangatlah penting untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan secara keseluruhan,” tandasnya. (Adv)

BANTENTOP
Bantentop.id
the authorBantentop.id

Tinggalkan Balasan