
Warga Belajar PKBM di Cilegon Lolos Fakultas Kedokteran, Bukti Pendidikan Nonformal Mampu Bersaing
CILEGON, — Seorang warga belajar program pendidikan kesetaraan di Kota Cilegon, Rahma Salsa, berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu contoh capaian peserta didik dari jalur pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Dikutip dari akun Facebook Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Rahma merupakan warga belajar dari PKBM WBK yang berlokasi di Kecamatan Purwakarta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai, prestasi Rahma menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan memiliki kualitas dan peluang yang sama dengan jalur pendidikan formal.
“Capaian ini menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi lembaga pendidikan, tetapi juga bagi Kota Cilegon. Ini membuktikan bahwa pendidikan nonformal mampu mencetak generasi berprestasi,” ujar Heni, Senin (20/4/2026).
Menurut dia, keberhasilan Rahma diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga belajar lainnya untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.
Program pendidikan kesetaraan sendiri ditujukan untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak menempuh jalur formal, namun tetap ingin memperoleh kesempatan yang sama dalam meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, lanjut Heni, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal, termasuk melalui penguatan PKBM di berbagai wilayah.
Upaya tersebut dilakukan agar semakin banyak peserta didik dari jalur kesetaraan yang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.









