BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Dandim Cilegon: Mayoritas Petani Lahir Tahun 1960-1970
Advertorial

Dandim Cilegon: Mayoritas Petani Lahir Tahun 1960-1970

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 8 Mei 2026
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

Bantentop.id – Kodim 0623 Cilegon memberikan penyuluhan pendidikan dan ketahanan pangan kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Cilegon, Jumat (8/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengenalkan dunia pertanian kepada generasi muda sekaligus mendorong regenerasi petani di Kota Cilegon.

Dalam kegiatan itu, Kodim 0623 Cilegon menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon. Penyuluhan dibuka langsung oleh Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Imam Buchori.

Imam mengatakan, edukasi ketahanan pangan penting diberikan sejak dini agar para pelajar memahami peran sektor pertanian bagi kehidupan masyarakat.

“Kita memberikan penyuluhan kepada generasi muda tentang ketahanan pangan dan pertanian,” ujar Imam kepada jurnalis Bantentop.id.

Menurut dia, meski Cilegon dikenal sebagai kota industri, wilayah tersebut masih memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Namun, regenerasi petani dinilai mulai menjadi persoalan.

Baca Juga

Dilantik Wabup Serang, Duta Pancasila Diharap Jadi Pilar Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Ia mengaku hasil survei di lapangan menunjukkan mayoritas petani saat ini berasal dari generasi lama.

“Kalau kita tidak memberi pengetahuan tentang pertanian, maka regenerasi petani tidak akan tercapai. Hasil survei saya di lapangan rata-rata kelahiran tahun 1960 sampai 1970,” katanya.

Imam menjelaskan, pengenalan pertanian kepada pelajar dilakukan dengan pendekatan teknologi agar lebih mudah diterima generasi muda.

Baca Juga

Pengurus KONI Dilantik, Bupati Serang Ratu Zakiyah Minta Intensif Lakukan Pembinaan Cabor

Melalui kegiatan tersebut, para siswa juga diperkenalkan pada praktik menanam hingga budidaya ikan dan cabai.

“Maka melalui acara ini diharapkan anak-anak sekolah bisa terinspirasi menjadi petani,” ucapnya.

Kegiatan itu merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang sedang berlangsung di wilayah Kota Cilegon.

Imam berharap, melalui edukasi dan praktik langsung tersebut, muncul minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian di masa mendatang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Bahwa pangan itu penting, regenerasi petani itu penting. Ini ada praktik menanam, melihat budidaya ikan dan cabai. Mudah-mudahan ada yang tergerak menjadi petani,” tuturnya.

(ADV*)

Baca Juga

Diresmikan, Bupati Serang Yakini Jembatan Perintis Garuda Mudahkan Akses dan Tingkatkan Perekonomian Warga
- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya TMMD ke-128 Kodim Cilegon Renovasi Rumah Warakawuri, Prioritaskan Hunian Layak bagi Lansia
Artikel Berikutnya Dr Yanuardi Syukur Wakili Indonesia dalam Forum Internasional “Go Global” di Tiongkok
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

BPHTB Belum Lunas, Pemkot Cilegon Setop Sementara Proyek Wankai

Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon, PJU hingga Trans Cilegon Disiapkan

ASN BPBD Cilegon Dukung Pemotongan TPP: Jangan di Depan Mendukung, di Belakang Ngedumel

Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Kembali Digelar, Jadi Panggung Anak Tunjukkan Bakat

Wawali Cilegon Minta ASN Tak Jadikan TPP sebagai Motivasi Utama

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Advertorial

Wabup Serang: Pendidikan Karakter Harus Menjadi Instrumen Utama satuan Pendidikan

Advertorial

Bupati Serang Teken MoU dengan Situbondo Hidupkan Koridor Anyer-Panarukan Optimalisasi PAD

Advertorial

20 Ribu Anak Padati HAN 2026 Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah: Fondasi Generasi Emas Dimulai dari Anak yang Sehat dan Bahagia

Advertorial

Update Aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III Siaga, Diskominfo Imbau Jangan Percaya Isu tentang Erupsi

Advertorial

Di Balik Jalan Sehat KAHMI: Kegelisahan tentang Masa Depan Pendidikan

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com