BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Media Akan Berubah! Simposium SMSI Ungkap Rahasia Sinergi dengan Platform Digital
Nasional

Media Akan Berubah! Simposium SMSI Ungkap Rahasia Sinergi dengan Platform Digital

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 16 November 2025
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

Jakarta – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat menggelar Simposium Nasional bertema “Menyongsong Indonesia Emas 2045 Media Baru dan Platform Global Sebuah Keniscayaan” di Sekretariat SMSI Pusat, Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan itu sekaligus menjadi rangkaian acara pembukaan resmi Press Club Indonesia.

Dalam sesi diskusi, narasumber dari Koordinator Bidang Organisasi dan Tata Kelola Publisher Rights Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB), Alexander Suban, menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan media dan platform digital.

Menurut Alexander, transformasi digital membuat media tidak lagi hanya mengandalkan saluran distribusi yang dapat dikendalikan sendiri seperti pada era media cetak.
Kini, platform digital memegang peranan dominan dalam penyebaran informasi.

“Perkembangan media saat ini menunjukkan bahwa distribusi berita banyak ditentukan platform digital. Karena itu, kerja sama antara media dan platform menjadi sangat penting,” ujarnya dalam pemaparan.

Baca Juga

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Ia juga menjelaskan bahwa Komite yang ia wakili bertugas memfasilitasi kerja sama antara perusahaan media dan platform digital, termasuk dalam hal bisnis, monetisasi, serta peningkatan kapasitas.

“Kami menyediakan fasilitasi bagi perusahaan media untuk menjalin kemitraan, mengikuti pelatihan, dan memanfaatkan fitur monetisasi demi memperkuat pemasukan perusahaan,” katanya.

Alexander menambahkan bahwa Indonesia memiliki karakter budaya komunikasi yang khas, sehingga proses negosiasi dengan platform digital global kerap harus melibatkan persetujuan dari berbagai pihak terkait.

Baca Juga

UMKM Jadi Mesin Ekonomi Aceh, Fadhil Ilyas Raih SMSI Aceh Award 2026

“Kami terus mendorong peningkatan regulasi agar media memiliki posisi yang kuat dalam bernegosiasi dengan platform,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengajak perusahaan pers untuk lebih aktif memanfaatkan fitur-fitur canggih yang disediakan platform digital agar dapat bersaing dan memperkuat keberlanjutan bisnis media.

Simposium tersebut juga menghadirkan narasumber kedua, Agus Sudibyo, yang menjabat sebagai Dewan Pengawas LPP TVRI.

Dalam pemaparannya, Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI, Agus Sudibyo, menjelaskan kondisi nyata perusahaan media saat ini yang sedang menghadapi tantangan besar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Jika kita membayangkan Indonesia Emas 2045, maka dua puluh tahun ke depan tidak akan mudah. Tantangan media dua sampai tiga tahun ke depan saja sudah semakin kompleks dan sulit diperkirakan,” ujarnya.

Agus menyebut situasi media saat ini berada dalam ketidakseimbangan antara jumlah perusahaan pers dan kemampuan ekonomi yang menopang industri tersebut.

Baca Juga

Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa Hasyim S Djoyohadikuwumo : Saya Datang di sini karena Percaya

“Jumlah media tidak seimbang dengan kondisi ekonomi kita. Setiap tahun ratusan media terus berdiri tanpa mengindahkan realitas ekonomi yang ada,” katanya.

Ia juga menyoroti persoalan tanggung jawab bersama di antara pelaku industri media, termasuk peran organisasi seperti SMSI dalam memperjuangkan ekosistem yang lebih adil, khususnya terkait insentif dan hubungan dengan platform digital.

Dalam pemaparannya, Agus turut menyinggung perkembangan kecerdasan buatan (AI).

“AI seperti ChatGPT akan semakin cerdas jika data yang diproduksi benar, baik yang berasal dari media sosial, konten buatan AI sendiri, maupun konten media massa,” ucapnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada konten yang dibangun AI dapat berdampak negatif.

“Dari tiga sumber itu, jika kualitasnya rendah, maka AI justru bisa meracuni. Semakin tidak cerdas datanya, semakin bodoh hasilnya,” ujarnya.

Agus menilai situasi bisa menjadi semakin kompleks ketika mayoritas media menggunakan AI untuk produksi konten.

“Bayangkan jika dari 1.000 media, 900 di antaranya memakai AI. Kita bisa banjir konten, sementara kualitasnya belum tentu membaik,” katanya.

Ia juga menyoroti tantangan model bisnis media yang kian berat.

“Biaya produksi tinggi, persaingan iklan ketat. Pertanyaannya, jualannya di mana? Iklannya di mana? Dua tahun ke depan media massa di Indonesia akan seperti apa?” ujarnya.

Simposium Nasional SMSI tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber. (Red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pastikan Situasi Kondusif, Lapas Kelas IIA Cilegon Gelar Sidak Pagi Terpadu
Artikel Berikutnya Wagub Dimyati Apresiasi Tata Kelola Bank Banten yang Tumbuh Positif
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

ASN BPBD Cilegon Dukung Pemotongan TPP: Jangan di Depan Mendukung, di Belakang Ngedumel

Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Kembali Digelar, Jadi Panggung Anak Tunjukkan Bakat

Wawali Cilegon Minta ASN Tak Jadikan TPP sebagai Motivasi Utama

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Rizki Minta Anggaran Cilegon Selaras dengan Program Prioritas

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

JAM-Intel: Pokja Newsroom Diharapkan Jadi Sumber Informasi Persoalan di Desa

Nasional

Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda

Nasional

Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia

Nasional

Pengukuhan Pengurus Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Dihadiri Gubernur dan Wamenhaj Dahnil

Nasional

Universitas Indonesia dan PERADI Profesional Buka Pendaftaran PKPA Angkatan I 2026, Hadirkan Pengajar dari MA, Kejaksaan hingga KPK

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com