BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Banten Meriahkan Arak-arakan Peringatan Hakordia 2025, Suarakan Gerakan Ganyang Korupsi
Nasional

Banten Meriahkan Arak-arakan Peringatan Hakordia 2025, Suarakan Gerakan Ganyang Korupsi

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 7 Desember 2025
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

Yogyakarta, – (BTP) – Rombongan asal Provinsi Banten yang berjumlah 40 orang turut serta dalam pawai budaya Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 bertema Arak-arakan Ganyang Wabah Korupsi yang digelar di Kota Yogyakarta, Sabtu (06/12/2025). Kehadiran kontingen Banten menjadi wujud dukungan daerah dalam memperkuat pendidikan antikorupsi sekaligus menyebarluaskan nilai integritas kepada masyarakat.

Rombongan dipimpin Sekretaris Inspektorat Provinsi Banten Ratu Syafitri Muhayati yang juga Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi (Forpak). Fitri menyampaikan bahwa keikutsertaan Banten menjadi sarana nyata untuk mengajak publik memahami nilai kejujuran dan semangat antikorupsi.

“Sebanyak 40 peserta Banten mengikuti pawai budaya Hakordia sebagai ruang edukasi publik untuk memperkenalkan nilai-nilai antikorupsi secara langsung,” ungkapnya.

Pawai budaya dalam. rangkaian Hakordia 2025 itu berlangsung pada 6–9 Desember 2025 dan untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar Jakarta. Peserta dari Banten terdiri atas guru, akademisi, ASN, anggota Polri, mahasiswa, serta pelaku usaha. Arak-arakan dimulai dari depan Kantor DPRD Provinsi DIY dan berakhir di Titik Nol Kilometer Yogyakarta dengan rute sepanjang 500 meter.

Rombongan Banten langsung bergabung dengan Perkumpulan Penyuluh Antikorupsi Nasional (Perpaksinasi) yang menaungi penyuluh dari seluruh provinsi serta instansi pemerintah pusat. Perpaksinasi dipimpin oleh Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK Yonathan Demme Tangdilintin bersama Kasatgas Sertidaya Eang Sugiarto.

Baca Juga

Soroti Polemik Status Hukum Suket Penyetaraan Ijazah, DPP Himpunan Pemuda Al-Khairiyah Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden

Sepanjang rute pawai, peserta asal Banten terlihat aktif memberikan sosialisasi nilai-nilai integritas dan literasi antikorupsi kepada masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut. Fitri menambahkan bahwa pendekatan budaya seperti pawai memberikan cara yang efektif untuk mendekatkan pesan antikorupsi kepada publik.

“Pawai budaya ini memberi cara yang ringan dan komunikatif untuk membangun kesadaran masyarakat. Banten akan terus memperkuat budaya integritas melalui berbagai pendekatan, termasuk pendekatan kultural,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo turut memberikan pesan penguatan kepada masyarakat yang memadati jalur pawai.

Baca Juga

Hari Pers Nasional Milik Semua Insan Pers di Tanah Air

“KPK lahir dari tuntutan rakyat. Melawan korupsi adalah amanat luhur yang harus terus dijaga. Sekali berhenti, korupsi akan menguasai negeri. Karena itu kita harus bersatu dalam aksi pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Selain kontingen Perpaksinasi, pawai budaya Hakordia 2025 juga diikuti puluhan kelompok dari berbagai komunitas di Yogyakarta, instansi daerah, TNI–Polri, mahasiswa, pelajar, pelaku budaya, hingga Akademi Militer Angkatan Udara Yogyakarta. Peringatan ini menjadi momentum nasional untuk memperkuat gerakan antikorupsi secara inklusif dan mendorong partisipasi luas masyarakat dalam menjaga integritas bangsa.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pameran Pusaka dan Pustaka: Wujud Kolaborasi DKKC, FORWARD, dan Gen Cilegon
Artikel Berikutnya Astro Tol Tangerang-Merak Dorong Budaya Aman Berkendara Lewat Fun Rally dan Kampanye Keselamatan
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Berebut Kursi Kadis Kominfo Cilegon, Tb Sofat: Malu Kalau Tidak Optimistis

Jelang Musim Hujan, Disperindag Cilegon Petakan Titik Rawan Banjir di Pasar Rakyat

Ribuan Santri Padati Senam HSN 2026, GP Ansor Cilegon Hidupkan Semangat Kebersamaan

Dukung Klinik KDMP Layani BPJS, GEMA MA Ingatkan Syarat FKTP dan Peran Apoteker : Perluas Akses, Jangan Turunkan Mutu

Mulai 2027, Disperindag Cilegon Wajibkan Pedagang Pasar Bayar Retribusi Pakai QRIS

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Di Tengah Padatnya Agenda, Wagub Banten Dimyati Hadiri Pernikahan Putri Ketum SMSI Firdaus

Nasional

PB Mathla’ul Anwar–Kemnaker siap kolaborasi perluas akses kerja dan wirausaha bagi masyarakat

Nasional

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Nasional

Ketum PB Jazuli Juwaini : Mathla’ul Anwar Siap Berkolaborasi Memajukan Papua

Nasional

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com