BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Pemkot Cilegon Bentuk Satgas Penanganan Banjir dan Hentikan Sementara Galian Tambang di Empat Kecamatan
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Bentuk Satgas Penanganan Banjir dan Hentikan Sementara Galian Tambang di Empat Kecamatan

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 12 Januari 2026
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

Cilegon, – (BTP) – Plt Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyampaikan jika Pemerintah Kota Cilegon tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menangani persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah.

Salah satu upaya tersebut yaitu dengan membentuk Satgas Penanganan Banjir Kota Cilegon yang melibatkan seluruh stakeholder terkait.

“Hari ini kita lakukan pembentukan Satgas Penanganan Banjir Kota Cilegon, mengingat kejadian banjir yang terjadi cukup luar biasa dan terus berulang di sejumlah wilayah,” ujarnya usai memimpin rapat tindak lanjut penanganan banjir yang berlangsung di Command Center 112, Senin 12 Januari 2026.

Aziz menambahkan jika pembentukan satgas tersebut merupakan hasil usulan dari berbagai pihak, termasuk Aliansi Masyarakat Korban Banjir, DPRD Kota Cilegon serta stakeholder yang berperan dalam penanganan banjir.

“Satgas ini kita bentuk sesuai dengan usulan dari Aliansi Masyarakat Korban Banjir, DPRD Kota Cilegon dan stakeholder yang memiliki peran dalam penanganan banjir,” ungkapnya.

Baca Juga

ASN BPBD Cilegon Dukung Pemotongan TPP: Jangan di Depan Mendukung, di Belakang Ngedumel

Selain pembentukan satgas, Aziz juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cilegon akan melayangkan surat permohonan kepada Gubernur Banten terkait moratorium perizinan aktivitas galian pertambangan di wilayah Kota Cilegon.

Seiring dengan itu, Aziz menyampaikan pihaknya akan melakukan penghentian sementara aktivitas galian pertambangan khususnya di empat kecamatan yakni Kecamatan Cibeber, Cilegon, Citangkil dan Ciwandan.

“Hari ini kita juga akan layangkan surat permohonan ke Gubernur tentang moratorium perizinan galian pertambangan di Kota Cilogon, dan kami juga akan menyampaikan surat penghentian sementara aktivitas galian pertambangan yang ada di 4 kecamatan mulai dari Kecamatan Cibeber, Kecamatan Cilogon, Citangkil dan Ciwandan,” tegasnya.

Baca Juga

Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Kembali Digelar, Jadi Panggung Anak Tunjukkan Bakat

Sebagai langkah lanjutan dalam menangani banjir dan upaya pemulihan lingkungan, Aziz menyebutkan jika pada Kamis mendatang Pemerintah Kota Cilegon akan mulai melakukan gerakan penanaman sejuta pohon yang akan dilakukan di seluruh kecamatan Kota Cilegon khusunya di empat kecamatan yaitu Cibeber, Cilegon, Citangkil dan Ciwandan.

“Kamis mendatang juga kita akan memulai gerakan penanaman sejuta pohon di masing-masing kecamatan, utamanya kecamatan Cibeber, Cilegon, Citangkil dan Ciwandan. Hal tersebut kami lakukan sebagai upaya kita untuk memulihkan lingkungan,” ungkapnya.

Terakhir, Aziz juga menegaskan Pemerintah Kota Cilegon akan menginstruksikan sejumlah perusahaan atau industri untuk memperlebar dimensi saluran air di kawasan industrinya serta melakukan normalisasi drainase guna mengurangi risiko terjadinya banjir.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh industri agar saluran-saluran yang ada di lingkungan industri tersebut dimensinya diperlebar dan dilakukan normalisasi guna mengurangi resiko banjir,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Tak Ada Data Siluman, Begini Cara Dinsos Cilegon Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Artikel Berikutnya Tak Tunggu Lama, Pemkot Cilegon Siapkan Alat Berat dan Perbaikan Tanggul Usai Banjir
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Rizki Minta Anggaran Cilegon Selaras dengan Program Prioritas

Robinsar Temui Mahasiswa, Bahas Sorotan APBD Cilegon

KEK ETKI Banten Kian Moncer, Investasi Rp1,9 Triliun Sudah Terserap di Tahun Pertama

Bupati Serang Minta Baznas Tak Sekadar Kelola Zakat: Harus Hadir Bantu Warga

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Resmi Buka Program Beasiswa Cilegon Juare Tahun 2026

Kota Cilegon

Sate Bandeng Khas Cilegon Terus Dikembangkan, UMKM Didorong Perkuat Kualitas

Kota Cilegon

Wali Kota Robinsar dan PWI-SMSI Cilegon Turun Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau dengan Tb Gunung Santri

Kota Cilegon

UHC Cilegon Dibersihkan, 896 Warga Meninggal Masih Tercatat

Kota Cilegon

Revisi RTRW Cilegon Dimulai, Robinsar Soroti Industri hingga Ancaman Banjir

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com