BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Hadiri Wisuda TPQ BKPRMI, Ratu Zakiyah Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Moral Anak
Pemerintahan

Hadiri Wisuda TPQ BKPRMI, Ratu Zakiyah Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Moral Anak

Amirudin Ma'ruf
Diterbitkan: 8 Juni 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

BANTENTOP.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa peran keluarga, khususnya orang tua, menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan moral anak di tengah derasnya arus informasi serta tantangan perkembangan zaman saat ini.

Hal tersebut disampaikan Ratu Zakiyah saat menghadiri Wisuda Angkatan XXVI Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPTKA) BKPRMI Kabupaten Serang Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, pendidikan agama dan pembentukan akhlak tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan sekolah maupun lembaga pendidikan keagamaan. Peran orang tua di rumah menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan tersebut.

“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks dan keterbukaan informasi yang begitu masif, pendidikan moral dan agama sangat penting dimiliki anak-anak. Karena semuanya berawal dari rumah. Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya,” ujar Ratu Zakiyah.

Ia menjelaskan, berbagai nilai akhlakul karimah dan ajaran syariat Islam yang diajarkan di lembaga pendidikan akan sulit membentuk karakter anak secara optimal apabila tidak diperkuat melalui keteladanan dan pendampingan orang tua di rumah.

Baca Juga

Andra Soni Dukung Krida TUTUR, Gerakan Duta Bahasa Banten Cegah Kekerasan Verbal

Menurutnya, keberhasilan mencetak generasi unggul membutuhkan sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan lingkungan masyarakat. Ketiganya memiliki peran strategis yang tidak dapat berjalan sendiri-sendiri.

“Kalau semua diserahkan kepada tenaga pendidik, sementara di rumah orang tua tidak memberikan perhatian yang sama, tentu akan sulit mencetak generasi yang kita harapkan. Karena itu, semua pihak harus mengambil peran,” katanya.

Ratu Zakiyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menyiapkan generasi Qurani yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki ketahanan moral yang kuat.

Baca Juga

Gubernur Banten Andra Soni Dorong Pergerakan Ekonomi dari Bawah

Menurut dia, tantangan terbesar yang dihadapi anak-anak saat ini adalah derasnya arus informasi digital, termasuk paparan berbagai konten di media sosial yang tidak selalu berdampak positif.

Meski demikian, ia optimistis anak-anak mampu menghadapi tantangan tersebut apabila sejak dini telah dibekali pendidikan agama yang kuat.

“Saya meyakini jika anak-anak sudah dibentengi dengan pondasi moral yang kokoh, mereka akan mampu memfilter berbagai pengaruh negatif yang datang dari luar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Aber Nurhadi, Kepala Bidang SMP Dedi Mawardi, Ketua PCNU Kabupaten Serang KH Muhammad Robi Ulfi Zaini Thohir, serta sejumlah tokoh pendidikan dan keagamaan lainnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara itu, Ketua LPTKA BKPRMI Kabupaten Serang Sukri menyampaikan bahwa sebanyak 223 santri dan santriwati mengikuti prosesi wisuda tahun ini. Para peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Serang, dengan jumlah terbanyak dari Kecamatan Kramatwatu, Anyar, Kragilan, dan Ciruas.

Sukri menyambut baik pesan yang disampaikan Bupati Serang terkait pentingnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.

Baca Juga

Pasar Baru Kranggot Mau Dibikin Lebih Modern, Pemkot Cilegon Siapkan Investor

Menurutnya, masukan tersebut akan menjadi perhatian bagi LPTKA BKPRMI Kabupaten Serang untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan Al-Qur’an dan keluarga.

“Kami mendukung penuh arahan Ibu Bupati. Ke depan, kami akan menindaklanjuti hal ini agar peran lembaga pendidikan dan orang tua semakin berjalan seiring dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berkarakter Qurani,” kata Sukri.

Wisuda TPQ yang rutin diselenggarakan setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi momentum penghargaan atas capaian para santri dalam mempelajari Al-Qur’an, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pusat pendidikan pertama dan utama bagi anak.

(Red*)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Warga Berhak Hirup Udara Bersih, Aktivis Soroti Dampak Debu Tambang di Bojonegara dan Pulo Ampel
Artikel Berikutnya Cilegon Jadi Tuan Rumah Rakerwil APJII, Perluasan Internet hingga Blank Spot Jadi Fokus
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Sate Bandeng Khas Cilegon Terus Dikembangkan, UMKM Didorong Perkuat Kualitas

Kabar 5 Jurnalis Masih Misterius, Bupati Serang Beri Penguatan kepada Keluarga di Carita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Wali Kota Robinsar dan PWI-SMSI Cilegon Turun Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau dengan Tb Gunung Santri

UHC Cilegon Dibersihkan, 896 Warga Meninggal Masih Tercatat

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Pemerintahan

TKPKD Cilegon Diminta Tak Sekadar Bagi Bantuan, Fajar Dorong Kemiskinan Ditangani Lewat Pemberdayaan

Pemerintahan

Dilantik Jadi Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Tegaskan ASN Tak Boleh Terpecah: Satu Komando!

Pemerintahan

HUT RI ke-81 di Cilegon, Robinsar: Kemerdekaan Harus Diterjemahkan dalam Kerja Nyata dan Pelayanan untuk Rakyat

DPRD Banten Pemerintahan

Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Pembangunan Sejalan dengan Pemerintah Pusat

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Buka Jalan ke Pasar Dunia, UMKM Lokal Diminta Jangan Cuma Jadi Jago Kandang

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com