BANTENTOP.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menerima hibah 91 kendaraan pengangkut sampah dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Banten, Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU). Untuk memaksimalkan pengoperasian armada tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon akan membentuk Lembaga Pengolahan Sampah (LPS).
Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin mengatakan LPS dibentuk untuk mendukung pengoperasian armada bantuan dari Ditjen Cipta Karya Kemen PU. LPS nantinya menjadi motor penggerak tim sapu bersih di setiap kelurahan.
“Nanti tiap kelurahan ada tim, LPS-nya. LPS ini nanti motor tim sapu bersih, yang menjadi program beliau Pak Wali Kota,” kata Sabri, Rabu (7/10/2026).
Sabri mengatakan pembentukan LPS saat ini dilakukan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Cilegon. Jika program tersebut berjalan, LPS akan diperluas ke enam kecamatan lainnya.
“Memang ini baru di dua kecamatan. Rencananya kita juga minta dari pusat seperti apa kalau program ini diduplikasikan ke kecamatan-kecamatan yang lain,” ujarnya.
Di dua kecamatan tersebut, akan dibentuk 11 LPS. Masing-masing LPS akan dikoordinasikan oleh unit pelaksana teknis (UPT).
“Jadi namanya LPS sapu bersih, LPS ini per kelurahan. Mereka yang akan memanfaatkan armada yang disiapkan Kemen PU. Tetapi tetap dikoordinir UPT masing-masing, UPT 1 dan UPT 2,” jelas Sabri.
Dia berharap pembentukan LPS di dua kecamatan tersebut dapat menjadi percontohan untuk diterapkan di kecamatan lainnya.
“Mudah-mudahan ini menjadi percontohan. Kalau kita berhasil, kita ajukan ke pusat seperti apa kalau kita menduplikasi ini di kecamatan yang lain,” tuturnya.
Sabri mengatakan biaya operasional LPS masih akan ditanggung pemerintah pusat hingga April 2027. Pembiayaan tersebut mencakup tenaga, operasional, hingga tim pendamping.
“Nanti operasional ini masih dibiayai oleh pusat sampai April 2027. Jadi semua, komponen dari tenaga, operasional termasuk tim pendamping, dibiayai pusat. Setelah itu, baru di-take over dengan dana APBD,” pungkasnya.
(Red*)







