BANTENTOP
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Masuk
  • Health
  • Global Affairs
  • Cilegon
  • Kota Cilegon
  • NelayanTradisional
  • BBMBersubsidi
  • Pertalite
  • Perikanan
BANTENTOPBANTENTOP
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Home » Blog » Pemkot Cilegon Kejar Target 2027 Bebas Rawan Air Bersih di Merak
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Kejar Target 2027 Bebas Rawan Air Bersih di Merak

Redaksi
Diterbitkan: 8 Oktober 2026
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad imageAd image

BANTENTOP.ID –  Pemerintahan kota Cilegon menargetkan persoalan rawan air bersih di kawasan perbukitan Merak tuntas pada 2027. Pemkot Cilegon kini mempercepat pembangunan jaringan perpipaan agar pelayanan air bersih dapat menjangkau permukiman warga di kawasan tersebut.

Target itu dikejar dengan melanjutkan pembangunan infrastruktur jaringan air bersih yang belum tuntas. Sejumlah pekerjaan didorong masuk dalam anggaran perubahan 2026 dan dilanjutkan melalui anggaran reguler 2027.

Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon, Tb Dendi Rudiatna, mengatakan pembangunan jaringan air bersih di Merak akan terus dilanjutkan hingga kebutuhan infrastruktur terpenuhi.

“Jadi lanjutan di Merak, karena sesuai dengan arahan Pak Wali, tahun 2027 itu sudah tidak ada lagi keluhan atau masalah rawan air bersih,” kata Dendi, Rabu (7/10/2026).

Untuk mengejar target tersebut, Dinas PUPR menyiapkan pembangunan jaringan perpipaan sepanjang sekitar 3,5 kilometer. Jaringan itu akan menghubungkan kawasan Suralaya menuju Selirit hingga permukiman warga yang berada di wilayah lebih tinggi.

Baca Juga

Pemkot Cilegon Sosialisasi Penertiban Parkir Liar hingga Balap Liar, Penindakan Mulai Pekan Depan

“Sekarang di 3 km setengah-an lah,” ujarnya.

Pembangunan tidak hanya berupa pemasangan pipa. Pemkot juga menyiapkan infrastruktur pendukung berupa reservoir sebelum jaringan dilanjutkan hingga sambungan langsung ke rumah warga.

“Ya, kita akan tetap pasang perpipaan, reservoir, kemudian nanti sambungan ke rumah tangganya kita akan kerja sama dengan PDAM,” jelasnya.

Baca Juga

Aktivasi IKD Personel Polres Cilegon Lampaui Target, 141 Anggota Sudah Terlayani

Namun, jumlah pasti rumah atau kepala keluarga yang nantinya mendapatkan sambungan air bersih masih dalam proses pendataan.

“Kita belum inventarisasi sih. Nanti kan itu ketika mau menyambung ke sambungan rumah, itu baru ketahuan,” katanya.

Sasar Ribuan Kepala Keluarga

Meski pendataan belum rampung, pemerintah telah memiliki proyeksi cakupan pelayanan. Untuk wilayah Suralaya, jaringan air bersih diperkirakan dapat melayani sekitar 1.500 kepala keluarga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara kawasan Gunung Batur dan sejumlah wilayah di sekitarnya diproyeksikan dapat melayani sekitar 850 kepala keluarga.

Pembangunan jaringan juga akan menjangkau lebih dari 10 kampung di kawasan perbukitan Merak, termasuk sejumlah titik di Gunung Batur dan Selirit.

Baca Juga

Pemkot Cilegon Bentuk LPS untuk Operasikan 91 Armada Sampah Hibah Kemen PU

Direktur Utama PDAM Cilegon Mandiri, Ikhwan Kurniawan, mengatakan percepatan pelayanan air bersih di kawasan perbukitan Merak merupakan arahan Wali Kota Cilegon Robinsar.

“Pada intinya Pak Wali minta percepatan pelayanan air bersih di wilayah perbukitan Merak itu,” kata Ikhwan.

Saat ini, PDAM memusatkan pembangunan jaringan di sejumlah kawasan, antara lain Ciporong, Tembulun, dan Gunung Batur. Setelah titik-titik tersebut ditangani, pengembangan jaringan akan diarahkan ke Suralaya.

Sebelumnya, pembangunan jaringan telah berjalan di Tamansari, Mekarsari, dan Lebak Gede. Bahkan jaringan di Cipala, yang masuk wilayah Kelurahan Lebak Gede, telah diselesaikan.

“Kalau yang Tamansari, Mekarsari, Lebak Gede kan kita sudah mulai kan,” ujarnya.

Infrastruktur Suralaya Dikebut

Ikhwan mengatakan Suralaya menjadi salah satu titik yang masih membutuhkan kelengkapan infrastruktur agar pelayanan air bersih dapat diperluas.

“Berarti tinggal praktis cuma Suralaya saja yang nanti harus kita selesaikan, harus kita lengkapi infrastrukturnya,” jelasnya.

Pembangunan berikutnya akan diarahkan dari Kepindis menuju Suralaya hingga titik akhir jaringan. Pekerjaan tersebut didorong masuk dalam anggaran perubahan 2026.

“Itu di reguler ya. Nanti di perubahan dari Kepindis sampai Suralaya, sampai mentok,” katanya.

Setelah jaringan utama rampung, pembangunan akan dilanjutkan menuju kawasan Kahal hingga kampung-kampung yang berada di wilayah lebih tinggi.

“Nanti sudah selesai itu baru naik ke atas, ke Kahal sampai ke kampung sendiri. Nah itu diusahakan tahun ini, tapi kalaupun enggak, maka ada di reguler tahun 2027,” imbuhnya.

Dari keseluruhan pekerjaan yang masih tersisa, panjang jaringan diperkirakan mencapai sekitar 3,5 kilometer. Sebagian jaringan sepanjang sekitar 1,5 hingga 2 kilometer telah masuk pekerjaan reguler dan sedang dikerjakan.

Pembangunan bertahap tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Cilegon memperluas cakupan layanan air perpipaan di kawasan perbukitan Merak.

Dengan target 2027, pemerintah tidak hanya mengejar tersambungnya jaringan utama, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dilanjutkan hingga sambungan rumah warga.

Pemkot Cilegon menargetkan perluasan jaringan tersebut mampu mengurangi persoalan rawan air bersih yang selama ini masih dirasakan masyarakat di kawasan perbukitan Merak.

(Red*)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pemkot Cilegon Sosialisasi Penertiban Parkir Liar hingga Balap Liar, Penindakan Mulai Pekan Depan
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Dulu Jumat-Sabtu Sepi, Kini Puskesmas Ciwandan Ramai Tiap Hari

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkot Cilegon Perkuat PATBM di Tiap Kelurahan

JLS Cilegon Kerap Makan Korban, Dishub Siapkan Garis Kejut di 5 Titik

Puskesmas Ciwandan Rilis Buletin SKDR, Warga Diminta Waspadai 10 Penyakit Terbesar

Citangkil Masuk Zona Merah Narkoba, BNN dan Kecamatan Bentuk Tim Penanggulangan

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Puskesmas Ciwandan Keliling Sekolah, Cek Kesehatan Siswa dari Mata hingga Jantung

Kota Cilegon

Puskesmas Ciwandan Punya Cara Unik Edukasi Warga: Ngopi Sehat Online

Kota Cilegon

Pajak Restoran Cilegon Kini Dipantau Real-Time, Transaksi Bakal Langsung Terkoneksi ke Pemkot

Kota Cilegon

Citangkil Jadi Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Kota Cilegon

Pembangunan Tandon Sukmajaya Cilegon Dikebut, Ditarget Rampung Desember

BANTENTOP
BANTENTOP.ID hadir untuk menyajikan informasi yang dekat dengan kehidupan warga Banten—aktual, berimbang, dan relevan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan

2016 © BANTENTOP.ID. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com